Rupiah Sudah Tembus Rp16.905 per Dolar AS
- 05 Mar 2026 20:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Nilai tukar rupiah masih melemah terhadap dolar AS hingga penutupan perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup turun 0,08 persen atau 13 poin menjadi Rp16.905 per dolar AS.
Analis Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi menyebutkan, tensi geopolitik yang makin memanas di Timur Tengah membuat rupiah makin tertekan. Iran terus melakukan serangan balasan atas serangan AS-Israel.
"AS menenggelamkan kapal perang Iran di lepas pantai Sri Lanka dan menangkal rudal balistik Iran yang ditembakkan ke Turki. Sementara Iran, menembak kapal tanker minyak di dekat Selat Hormuz," kata Ibrahim Kamis, 5 Maret 2026.
Di AS, Presiden Trump secara resmi menominasikan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve berikutnya. "Sebuah langkah yang dipandang pasar ramah terhadap penurunan suku bunga," ucap Ibrahim.
Di Asia, Tiongkok menetapkan target pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2026 sebesar 4,5 - 5 persen. Targetnya sedikit menurun dibandingkan capaian tahun 2025 sebesar 5 persen.
"Ini memberi ruang pada Tiongkok untuk upaya yang lebih besar mendorong pertumbuhan ekonominya. Namun Tiongkok tidak menyatakan apakah akan mengurangi kelebihan kapasitas industri untuk menyeimbangkan kembali perekonomian," ujar Ibrahim.
Sementara itu, di dalam negeri, Bank Indonesia merespons penilaian lembaga pemeringkat Fitch Ratings. Lembaga itu mempertahankan sovereign credit rating Indonesia pada BBB dan melakukan penyesuaian outlook menjadi negatif.
"Menurut BI, afirmasi rating Indonesia pada BBB merefleksikan kepercayaan global terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang tetap kuat. Selain itu, penyesuaian outlook menjadi negatif, diyakini tidak mencerminkan pelemahan fundamental perekonomian Indonesia," kata Ibrahim mengutip respons BI.
BI menyatakan tetap optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 akan tetap solid dan trend nya meningkat. Pertumbuhan ekonomi tahun ini diprakirakan berada dalam kisaran 4,9–5,7 persen, dan akan meningkat tahun 2027.