Fluktuasi Rupiah Berlanjut akibat Tekanan Eksternal

  • 05 Mar 2026 14:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih berfluktuasi dalam perdagangan hari ini. Pantauan dari data Bloomberg, rupiah menguat tipis saat pembukaan, rupiah menguat tipis 0,04 persen ke posisi Rp16.880 per dolar AS.

Namun pada saat jeda siang, rupiah kembali melemah 0,05 persen menjadi Rp16.901 per dolar AS. Pergerakan nilai tukar rupiah, masih dapat berubah sampai penutupan perdagangan sore nanti.

"Nilai tukar masih ada ruang apresiasi hari ini ke Rp16.880 per dolar AS," kata Analis Pasar Uang dari Valbury Sekuritas, Fikri C. Permana, Kamis, 5 Maret 2026.

Menurutnya, sejumlah faktor yang akan mempengaruhinya adalah perkembangan peran AS-Israel versus Iran. Setelah perang enam hari, lanjutnya, kemungkinan terbuka ruang perdamaian.

Namun, Presiden Trump dalam pernyataan barunya mengatakan akan mengerahkan tentara bayaran untuk melakukan serangan darat. Trump menyebut sudah memobilisasi kelompok suku Kurdi ke perbatasan Iran.

"Selain itu, tarif impor AS sebesar 15 persen akan segera berlaku," ucap Fikri. Tarif impor ini akan diterapkan setelah pemberlakuan tarif impor sebesar 10 persen selesai.

Laporan Fitch Ratings yang menurunkan outlook Indonesia menjadi negatif, juga akan mempengaruhi sentimen pasar. Hal ini akan menentukan apakah rupiah hari ini akan terus melemah atau dapat berbalik menguat terhadap dolar AS.

Harapan rupiah dapat menguat adalah kemungkinan aliran masuk modal asing di pasar saham. "Net sell (jual bersih) saham oleh investor asing di pasar saham domestik terlihat sudah berkurang," kata Fikri menutup analisisnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....