Rupiah Makin Kuat di Tengah Meningkatnya Ketidakpastian
- 26 Feb 2026 20:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Nilai tukar rupiah perlahan terus menguat terhadap dolar AS meninggalkan level Rp16.800. Dalam penutupan perdagangan hari ini, rupiah terpantau naik 0,21 persen atau 41 poin ke posisi Rp16.759 per dolar AS.
Rupiah mendapatkan momentum untuk menguat terhadap dolar AS di saat pasar masih 'wait and see'. Terutama karena faktor geopolitik, menyusul pertemuan putaran ketiga AS-Iran di Jenewa membahas program nuklir Iran.
AS mengirim utusan khusus AS Steve Witkoff dan Jared Kushner dalam perundingan itu. "Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengisyaratkan resolusi diplomatik masih dapat dicapai jika ada komitmen keterlibatan yang konstruktif," kata Analis Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, Kamis, 26 Februari 2026.
Selain geopolitik, kebijakan tarif Trump juga masih menjadi perhatian pasar. "Pengenaan bea masuk global baru hingga 15 persen menambah ketidakpastian atas prospek perdagangan global," ucap Ibrahim.
Ketidakpastian yang makin tinggi membuat pasar menurunkan ekspektasinya terhadap pemotongan suku bunga Federal Reserve (Fed) dalam waktu dekat. Karena para pembuat kebijakan di Fed terus menyampaikan kekhawatiran atas tekanan inflasi yang terus berlanjut.
Di dalam negeri, pasar juga mencermati kelanjutan kesepakatan tarif resiprokal dengan AS setelah kebijakan itu dibatalkan Mahkamah Agung AS. Presiden Prabowo sudah meminta jajaran menterinya untuk mengkaji seluruh potensi risiko pasca-keputusan tersebut.
"Pemerintah memastikan, perjanjian dagang Indonesia–AS tetap berjalan sesuai mekanisme yang telah disepakati. Karena perjanjian bilateral memiliki mekanisme tersendiri," ucap Ibrahim.
Pemerintah Indonesia menilai kebijakan tarif 10 persen yang berlaku selama 150 hari, relatif lebih baik dibandingkan skenario sebelumnya. "Indonesia menyatakan negosiasi akan terus dilakukan, dan memastikan implementasi perjanjian perdagangan memberi manfaat konkret bagi stabilitas ekonomi," ujar Ibrahim.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....