IHSG Tembus Rekor Lagi ke Level 8.602
- 26 Nov 2025 19:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencapai level tertinggi sepanjang masa dalam penutupan perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG di posisi 8.602,13, naik 0,94 persen atau 80,24 poin.
"Meningkatnya ekspektasi akan pemangkasan suku bunga the Fed di Desember menjadi salah satu katalis positif bagi pergerakan IHSG," kata Tim Analis Phintraco Sekuritas, Rabu (26/11/2025). Hari ini saham sektor energi naik paling kuat (2,34 persen), saham transportasi turun paling dalam (-0,50 persen).
Baca Juga:
IHSG 'Rebound', Dibuka Naik ke Level 8.533
Ekspektasi Suku Bunga Sebabkan Nilai Tukar Rupiah Melemah
Secara keseluruhan, sebanyak 307 saham harganya naik hari ini. Sedangkan 387 saham harganya turun dan 262 saham stagnan.
Sementara itu, Indeks LQ45 yang berisi saham unggulan menguat dalam perdagangan hari ini. Saham-saham yang menopang penguatan adalah JAWA, DNAR, UNTD, CASA dan MINA.
Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 53,37 miliar lembar saham, frekuensi perdagangan sebanyak 2,68 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan sebesar Rp26,71 triliun dan kapitalisasi pasar menjadi Rp15.711 triliun.
Menurut Tim Analis Phintraco Sekuritas, IHSG masih berpeluang naik pada Kamis (27/11/2025). IHSG akan menguji level resistansi di 8.650
Sementara itu mayoritas indeks di bursa Asia juga ditutup menguat hari ini. Meskipun ada sentimen negatif karena ketegangan antara Taiwan dengan Tiongkok.
"Presiden Taiwan menyatakan akan mengumumkan penambahan anggaran pertahanan sebesar USD40 miliar. Penambahan anggaran dilakukan karena melihat Tiongkok mempercepat persiapan militer di dekat pulau itu," ujar Tim Phintraco.
Hal itu berpotensi meningkatkan ketegangan politik di kawasan Asia, setelah sengketa diplomatik antara Tiongkok dan Jepang mengenai Taiwan. Di kawasan Asia, indeks KOSPI Korea Selatan mencatat level tertinggi dengan kenaikan 2,67 persen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....