Akhir Pekan, IHSG Turun Tipis ke Level 8.370

  • 14 Nov 2025 21:44 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis dalam perdagangan akhir pekan ini. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 0,02 persen atau 1,56 poin ke level 8.370.

Hari ini, sebanyak 458 saham harganya turun, 221 saham harganya naik dan 136 saham stagnan. "Saham sektor industrial mencatatkan koreksi terbesar (-1,76 persen), sedangkan saham sektor infrastruktur membukukan penguatan terbesar (2,66 persen)," kata Tim Analis Phintraco Sekuritas, Jumat (14/11/2025).

Baca Juga:

Rupiah Kembali Menguat Jelang Akhir Pekan

Menkeu Purbaya Jelaskan Pengenaan Cukai Popok dan Redenominasi

Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 45,3 miliar lembar saham, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 2,46 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan sebesar Rp20,86 triliun dan kapitalisasi pasar menjadi Rp15.346 triliun di akhir pekan ini.

"Pelemahan indeks terjadi pada penutupan perdagangan, setelah sebelumnya cenderung bergerak di teritori positif. Sepekan ini, IHSG melemah 0,29 persen," ucap Tim Phintraco.

Akhir pekan ini, mayoritas indeks di bursa Asia juga ditutup melemah akibat sentimen negatif dari bursa saham Wall Street. Selain itu, data ekonomi Tiongkok juga mengalami pelemahan, yaitu data produksi industri.

Produksi industri Tiongkok hanya tumbuh 4,9 persen secara tahunan di bulan Oktober 2025. Pertumbuhannya melambat dibandingkan bulan September sebesar 6,5 persen

"Ini merupakan pertumbuhan terendah sejak Agustus 2024, karena melemahnya pertumbuhan aktivitas manufaktur dan pertambangan. Selain itu ada libur panjang merayakan Hari Nasional di awal Oktober," ujar Tim Phintraco.

Demikian juga dengan penjualan eceran Tiongkok pada Oktober 2025 tumbuh 2,9 persen secara tahunan. Pertumbuhannya melambat dari 3 persen di bulan September 2025.

Di dalam negeri, pelaku pasar menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pekan depan. Apakah BI akan menurunkan atau masih mempertahankan suku bunga atau BI Rate nya.

Tim Analis Phintraco Sekuritas memperkirakan, dalam jangka pendek, IHSG masih berpotensi melemah, menguji level 8.300-8.325. Namun dalam jangka menengah panjang, IHSG masih dalam kondisi bullish (menguat).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....