Perdagangan Saham Lesu, IHSG Ditutup Melemah

  • 11 Nov 2025 20:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau lesu sepanjang hari ini. Hingga penutupan perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,29 persen atau 24,72 poin di level 8.366,51.

Sebanyak 378 saham harganya turun, 290 saham harganya naik, dan 147 saham stagnan. Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 71,06 miliar lembar saham, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 3,12 juta kali transaksi.

Total nilai perdagangan hari ini mencapai Rp27,59 triliun dan kapitalisasi pasar menjadi Rp15.291, 26 triliun. Namun hari ini terjadi aksi jual saham oleh investor asing dengan net sell sebesar Rp638,77 miliar.

Baca Juga:

IHSG Fluktuatif dengan Peluang Menguat Lagi

Penutupan Perdagangan, Pelemahan Rupiah Makin Tajam

Menurut Tim Analis Phillip Sekuritas Indonesia, saham-saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, DEWA, BBRI, ANTM dan INET. Secara sektoral, saham sektor finansial, barang primer dan teknologi turun paling dalam dan menjadi penekan IHSG hari ini.

Sementara itu, Tim Analis Phintraco Sekuritas mengatakan, para investor melakukan aksi ambil untung dengan menjual saham. “Aksi profit taking terjadi karena kondisi IHSG yang overbought,” ujarnya.

Overbought dalah kondisi ketika harga saham telah naik terlalu cepat dalam waktu singkat sehingga berpotensi mengalami koreksi. “Hari ini, saham sektor finansial mengalami pelemahan terbesar, sedangkan saham sektor energi mengalami penguatan terbesar,” kata Tim Analis Phintraco Sekuritas.

Di kawasan Asia, indeks saham ditutup beragam dengan kecenderungan melemah. Para investor tidak terlalu bereaksi dengan peluang berakhirnya shutdown di AS, setelah senat AS meloloskan RUU Pembiayaan pemeintah.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....