IHSG Diperkirakan Naik Terbatas Hari ini
- 30 Sep 2025 10:59 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia dibuka di zona hijau hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau naik 0,18 persen atau 14,39 poin ke level 8.137.
Dalam penutupan perdagangan Senin kemarin, IHSG naik 0,30 persen (23,91 poin) ke level 8.123. Kenaikan disertai net buy (beli bersih) oleh investor asing sebesar Rp191 miliar.
Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BRMS, BREN, BBCA, MBMA, dan ARCI. Sentimen positif pasar mendorong penguatan IHSG.
"Hari ini, IHSG masih berpotensi melanjutkan kenaikan terbatas. Level support IHSG diperkirakan bergerak di rentang 8.070-8.100, level resistansi di 8.160-8.200," kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, Selasa (30/9/2025).
Baca Juga: Investor Aksi Beli Saham, IHSG Ditutup Menguat
Fanny juga menyebutkan bursa saham Amerika Serikat pada Senin kemarin kompak menguat. Indeks S&P 500 naik 0,26 persen, Nasdaq Composite menguat 0,48 persen dan Dow Jones Industrial Average meningkat 0,15 persen.
Baca Juga: Pemerintahan AS Terancam Tutup, Nilai Tukar Rupiah Terdongkrak
"Penguatan ditopang kenaikan saham teknologi berbasis kecerdasan buatan," ucap Fanny. Sementara pemerintahan AS terancam lumpuh karena belum ada kesepakatan biaya operasional pemerintahan.
"Departemen Tenaga Kerja menyatakan tidak akan merilis data ekonomi. Termasuk laporan ketenagakerjaan September pada Jumat mendatang, jika pendanaan pemerintah tidak diperpanjang," ujar Fanny.
Presiden Donald Trump bahkan menyebut kemungkinan adanya pemangkasan besar-besaran pegawai federal jika shutdown terjadi. “Kami akan memangkas banyak posisi yang bisa dipangkas secara permanen,” ujar Trump meski ia menyatakan lebih menghindari pemangkasan tersebut.
Sementara bursa saham di Asia-Pasifik bergerak beragam, mayoritas menguat pada Senin kemarin. Pelaku pasar menunggu pengumuman hasil rapat kebijakan Bank Sentral Australia (RBA) yang dimulai hari ini hingga Rabu besok.
Sementara itu, Analis Mirae Asset Sekuritas, Tasrul Tanar mengatakan, selama bertahan di atas 8.029, tren IHSG tetap bullish. Namun potensi koreksi dalam jangka pendek masih terbuka.
Tim Analis Mirae juga menyebutkan, hari ini Pemerintah mengadakan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Target indikator lelang sebesar Rp9 triliun.
"Saat ini likuiditas di sistem perbankan sangat longgar setelah adanya injeksi likuiditas Pemerintah sebesar Rp200 triliun. Sehingga memicu turunnya suku bunga pasar uang antar bank overnight, per tanggal 25 September di bawah empat persen," kata Tim Mirae.
Tingkat suku bunga tersebut, menurut Tim Mirae, pertama kalinya sejak Oktober 2022. "Longgarnya likuiditas dalam perekonomian akan mendorong meningkatnya minat investor terhadap lelang SBN," kata Tim Mirae menutup analisisnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....