Rupiah Masih Melemah Dipengaruhi Data Permintaan Barang AS
- 27 Agt 2025 11:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah masih melemah terhadap dolar AS dalam pembukaan perdagangan hari ini. Data Bloomberg menunjukkan, rupiah turun 0,29 persen atau 46 poin menjadi Rp16.345 per dolar AS.
Analis Pasar Uang, Fikri C. Permana mengatakan, nilai tukar rupiah kemungkinan masih akan melemah sepanjang hari ini. “Pelemahannya tipis di rentang Rp16.260 – 16.360 per dolar AS,” kata Fikri, Rabu (27/8/2025).
Baca Juga:
Tekanan Eksternal Kuat, Rupiah Ditutup Melemah
IHSG Diperkirakan ‘Reboud’ Dipengaruhi Perubahan Indeks MSCI
Fikri mencermati sejumlah faktor yang akan mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah hari ini. Diantaranya, rilis data permintaan barang tahan lama di AS yang turun sebesar 2,8 persen di bulan Juli 2025.
Penurunannya lebih rendah dari perkiraan pasar sebesar 4 persen. Jika dibandingkan data bulan Juni yang terkontraksi 9,3 persen, data bulan Juli juga lebih baik.
“Selain itu masih terjadi aliran masuk modal asing di pasar saham. Hasil Lelang Surat Utang Negara (SUN) dan Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI) juga lebih baik hingga Selasa kemarin,” ucap Fikri.
Aliran masuk modal asing di pasar saham tercatat sebesar Rp1,77 triliun. Hasil Lelang SUN tercatat Rp30 triliun dari penawaran yang masuk sebesar Rp126 triliun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....