Rupiah Dibuka Menguat, Tapi Berisiko Berbalik Melemah

  • 02 Jun 2025 10:29 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar AS hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, posisi rupiah berada di Rp16.313 per dolar AS, naik 0,08 persen atau 13 poin.

Namun rupiah masih rawan melemah hingga akhir perdagangan nanti karena sejumlah faktor eksternal. “Rupiah kemungkinan masih sulit menguat di bawah Rp16.200-16.150 per dolar AS pada minggu ini,” kata Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra, Senin (2/6/2025).

Baca Juga:

Faktor Eksternal Penyebab Rupiah Tertekan ke Level 16.296

Pekan Ini IHSG Melemah Meski Arus Modal Masuk

Perkembangan isu tarif AS sangat mempengaruhi pergerakan nilai tukar mata uang terhadap dolar AS. Isu terbaru, AS menerapkan 50 persen tarif bahan baku baja dan alumunium.

Kebijakan Trump itu, tambah Ariston, memperkeruh konflik perang dagang yang masih terjadi. Tapi rupiah punya peluang menguat signifikan jika isu tarif ini berakhir.

“Kalau isu tarif ini berakhir, rupiah mungkin bisa melenggang masuk ke leval Rp15.000-an. Misalnya jika penetapan Mahkamah Agung AS yang membatalkan kebijakan tarif, akhirnya dieksekusi,” ujar Ariston.

Tapi, selama isu tarif ini masih berkembang, rupiah masih rentan. “Mata uang rupiah akan berisiko melemah lagi,” ucapnya.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....