IHSG di Posisi Tertinggi Sepanjang Perdagangan, Ditutup di Posisi 6.236

  • 31 Jul 2026 20:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Jelang akhir pekan, data ekonomi AS melandai dan pertumbuhan ekonomi kuartal II 2026 alami pelambatan.
  • IHSG ditutup di posisi tertinggi sepanjang perdagangan jelang akhir pekan, Jumat, 31 Juli 2026, sentuh level 6.236.
  • Penyumbang kenaikan indeks terbesar hari ini berasal dari sektor barang baku.

RRI.CO.ID, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat, 30 Juli 2026 ditutup menguat 0,80 persen di posisi 6.236.

IHSG berhasil menutup perdagangan di posisi tertinggi sepanjang perdagangan hari ini. Adapun level terendah hariannya sempat tersentuh sesaat 6.201,89 yang terjadi pada pagi hari.

Hingga akhir perdagangan sore ini, penguatan mendominasi sejumlah saham. Sebanyak 437 saham menguat, 193 melemah, dan 159 stagnan.

Sektor barang baku menjadi penyumbang kenaikan terbesar dengan penguatan 1,93 persen. Selanjutnya, sektor perindustrian dan sektor properti sama-sama naik 1,25 persen.

Sebaliknya, sektor keuangan menjadi sektor dengan pelemahan terdalam setelah turun 0,38 persen. Sementara itu, sektor barang konsumen nonsiklikal ikut terkoreksi sebesar 0,29 persen.

"Nilai transaksi yang terjadi pada perdagangan hari ini sebesar Rp 18,26 triliun. Dalam sepekan ini IHSG mengalami penguatan sebesar 0,64 persen," kata tim Pilarmas Investindo dalam risetnya.

Menjelang akhir pekan ini, Data ekonomi AS menunjukkan inflasi yang melandai. Sementara pertumbuhan ekonomi kuartal II melambat di level 1,5 persen year-on-year/yoy.

"Kondisi ini memicu spekulasi investor bahwa The Fed akan mengalihkan fokusnya, dari pengendalian inflasi ke mitigasi kelesuan ekonomi," ujar tim Pilarmas Investindo. Sehingga pasar berekspektasi bahwa The Fed kembali akan menahan suku bunga pada rapat kebijakan di bulan September.

Di sisi lain Berdasarkan data kemarin menunjukkan aksi net buy oleh investor asing di pasar reguler sebesar Rp100.16 miliar. Hal ini juga menjadi dorongan penguatan terhadap emiten-emiten blue chip.

Sepanjang hari ini, saham saham yang mendominasi penguatan diantaranya INCO, SCMA, KLBF, MBMA, BRPT. Sedangkan saham-saham yang mendominasi penurunan diantaranya ADRO, BBCA, TLKM, JPFA, ISAT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....