IHSG Ditutup Menguat Bersama Bursa Saham Asia

  • 22 Apr 2025 21:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang hari ini cenderung menguat. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan IHSG ditutup naik 1,43 persen (92 poin) ke level 6.538.

Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 17,4 miliar lembar saham, dengan frekuensi perdagangan 1.085.000 kali transaksi. Total nilai perdagangan tercatat Rp9,88 triliun dan kapitalisasi pasar menjadi Rp11.354 triliun.

Hari ini sebanyak 396 saham harganya naik, 335 saham harganya turun dan 228 saham stagnan. Saham sektor energi naik paling tinggi (3,37 persen) sedangkan saham sektor teknologi turun paling dalam (-0,84 persen).

Baca Juga:

Hari Kartini Dijadikan Momen Edukasi terhadap Perempuan PMI

BPS: Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 59 Bulan Berturut-turut

Penutupan Perdagangan, IHSG Naik Tipis 0,12 Persen

Tim Analis Pilarmas Investindo sekuritas menyebut, bursa Asia hari ini memang didominasi penguatan. Setelah pelarian besar-besaran dari aset-aset AS menggerogoti Wall Street dan dolar.

"Sementara kekhawatiran mengenai independensi Federal Reserve menambah tekanan baru pada obligasi pemerintah AS. Pelemahan yang relatif terbatas di Asia memicu pembicaraan bahwa dana dapat dialokasikan kembali ke aset di kawasan ini," kata Tim Pilarmas.

Serangan Presiden Trump terhadap Ketua Fed Jerome Powell menyebabkan indeks Wall Street turun sekitar 2,5 persen hari ini. Dolar juga mencapai titik terendah dalam tiga tahun.

Sementara pembicaraan Gedung Putih mengenai berbagai kesepakatan dagang sedang berlangsung atau akan segera dimulai. Penyelesaian yang cepat tampaknya tidak mungkin terjadi.

"Analis di JPMorgan mencatat kesepakatan dagang rata-rata memerlukan waktu 18 bulan untuk dinegosiasikan. Setelah itu, butuh waktu 45 bulan untuk diimplementasikan," ujar Tim Pilarmas menutup analisisnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....