Rupiah Berisiko Melemah Lagi Dipicu Kekhawatiran Pasar

  • 16 Apr 2025 09:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Kekhawatiran pasar akan perang tarif masih akan mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar hari ini. Pada Rabu kemarin, rupiah ditutup melemah menjadi Rp16.826 per dolar AS atau turun 0,24 persen (40 poin).

"Rupiah diperkirakan akan bergerak range-bound atau berkonsolidasi terhadap dolar AS. Rupiah masih tertekan oleh kekuatiran perang tarif dan data ekonomi domestik," kata Analis Pasar Uang, Lukman Leong dalam analisisnya, Rabu (16/4/2025).

Baca Juga:

Analis: Rupiah Menguat Tapi Masih Rapuh, Simak Penyebabnya

IHSG Naik 1,15 Persen Meski Aksi Jual Saham Berlanjut

Bea Cukai Ingatkan Hati-hati Tawaran Jasa Unblock IMEI

Data ekonomi domestik , jelas Lukman, menunjukkan pelemahan . Khususnya data penjualan mobil yang menurun dan tingkat kepercayaan konsumen yang masih melemah hingga Maret 2025.

Lukman memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp16.750-Rp16.850 per dolar AS. Meski ada faktor penekan, Lukman juga melihat ada faktor yang dapat mendorong penguatan rupiah.

"Rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Tiongkok yang lebih kuat dari perkiraan bisa mendukung rupiah," ujar Lukman. Tiongkok juga akan merilis data ekonomi lainnya seperti data harga rumah, penjualan ritel dan tingkat pengangguran.

Sementara data Bloomberg pagi ini menunjukkan rupiah masih melemah ke level Rp16.835. Rupiah turun 0,05 persen atau 8 poin terhadap dolar AS dibandingkan hari Selasa kemarin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....