Perdagangan Sempat Dibekukan, IHSG Ditutup Anjlok 3,84 Persen
- 18 Mar 2025 17:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada penutupan perdagangan Selasa (18/3/2025) sore. Sebelumnya perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat dibekukan setelah IHSG turun drastis hingga lebih dari 5 persen.
Menurut BEI, IHSG akhirnya ditutup pada posisi turun 3,84 persen (248,56) poin ke level 6.223. Harga 584 saham turun, sementara 247 saham stagnan dan 126 saham naik harganya .
Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 28,51 miliar lembar dengan frekuensi perdagangan 1,5 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan sebesar Rp19,20 triliun dan kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp.10.558 triliun.
Baca juga: IHSG Anjlok 5 Persen, BEI Bekukan Perdagangan
Baca juga: Rupiah Gagal Tahan Tekanan Dolar AS
Usai pembekuan perdagangan, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama rombongan Komisi XI DPR langsung datang ke BEI. Dasco mengatakan pembekuan perdagangan karena IHSG yang turun drastis merupakan mekanisme otomatis.
"Kami meminta investor tetap tenang dan tidak panik," ujarnya. Menurut Dasco, pihaknya akan membantu mengambil langkah yang diperlukan untuk kembali menstabilkan pasar.
Sedangkan Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, meminta agar penurunan IHSG tidak disikapi secara berlebihan. Dia juga menepis dugaan anjloknya IHSG karena kinerja fiskal dan bank-bank pemerintah yang melemah.
"Jadi, tidak perlu khawatir berlebihan," ujarnya. Anggota Fraksi Partai Golkar itu juga mengaku optimistis IHSG akan rebound (berbalik menguat).
Sementara itu, BEI akan menjelaskan kondisi pasar modal Indonesia pada Rabu (19/3/2025). Selain itu akan disampaikan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk memulihkan pasar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....