Sepi Sentimen Positif, IHSG Diprediksi Konsolidasi

  • 12 Mar 2025 10:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau menguat di awal perdagangan hari ini, Rabu (12/3/2025). Data RTI Business menunjukkan, pada pukul 10.00 WIB, IHSG di level 6.628 naik 1,25 persen.

Pada penutupan perdagangan Selasa kemarin IHSG berada di level 6.545, turun 0,79 persen dibandingkan hari sebelumnya. "Hari ini IHSG kemungkinan konsolidasi karena belum ada sentimen positif di pasar," kata Tim Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

Baca Juga: Perdagangan Masih Lesu, IHSG Tertekan ke Level 6.545

Baca Juga: Perkuat Likuiditas, BEI Luncurkan Transaksi Repo di SPPA

Baca Juga: BI dan SBV Perkuat Kerja Sama Kebanksentralan

Pelemahan pasar saham Amerika Serikat masih berlanjut. Indeks Dow Jones dan S&P500 melemah signifikan untuk kedua kalinya berturut-turut, masing-masing 1,1 persen dan 0,8 persen.

"S&P500 tadi malam sempat bergerak naik sebelum Trump mengancam, melalui media sosial. Trump mengatakan akan menaikkan bea masuk baja dan aluminium Kanada dua kali lipat dari 25 persen menjadi 50 persen," ujar Kepala Ekonom Mirae Asset Sekuritas, Rully Arya Wisnubroto.

Perkembangan terkini kebijakan perdagangan AS itu menimbulkan ketidakpercayaan perusahaan dan konsumen karena selalu berubah-ubah. Sehingga berdampak pada pasar saham dalam tiga Minggu terakhir.

"Perkembangan pasar saham AS tadi malam dapat berdampak kepada perdagangan di pasar saham Indonesia hari ini. Karena masih tidak ada berita positif dari dalam negeri yang mampu menopang penguatan IHSG secara konsisten," ucap Rully.

Menurutnya, serangkaian kebijakan Pemerintah Indonesia justru menimbulkan kecemasan pasar, mulai dari pemangkasan anggaran dan pembentukan Danantara. Termasuk kebijakan perluasan perumahan untuk keluarga berpenghasilan rendah, serta pembentukan Koperasi Merah Putih yang akan melibatkan bank-bank BUMN.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....