Pasar Khawatir AS Resesi, Rupiah Berisiko Melemah
- 11 Mar 2025 10:34 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah dibuka melemah, karena pasar khawatir Amerika Serikat (AS) akan resesi. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah berada di posisi Rp16.414 per dolar AS, turun 0,29 persen atau 47 poin.
Rupiah berada di posisi Rp16.367 per dolar AS, pada penutupan perdagangan Senin kemarin. Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra mengatakan, pasar masih khawatir akan perang tarif dan potensi resesi tersebut.
"Wawancara Trump di Fox News kemarin tentang kebijakan tarifnya memicu kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan resesi di AS. Kebijakan tarif dan resesi di AS akan memicu pelambatan ekonomi global," kata Ariston, Selasa (11/3/2025).
Baca juga: Pasar Bersikap Hati-Hati, Rupiah Anjlok 72 Poin
Terseret Pelemahan Bursa Asia, IHSG Ikut Tergelincir
Trump mengatakan akan ada periode transisi, pada sesi wawancara tersebut. Ariston menilai, pasar mengartikannya akan ada pelambatan jangka pendek, karena penerapan kebijakan kenaikan tarif.
"Dolar AS sedikit banyak mendapatkan tekanan karena hal tersebut. Sisi lain, kekhwatiran pasar terhadap perlambatan ekonomi biasanya akan menekan harga aset berisiko," ucap Ariston.
Ia memprediksi, tekanan akan dialami aset berisiko, utamanya di emerging market, termasuk rupiah. Rupiah hari ini pun berpotensi melemah terhadap dolar AS.
"Potensi pelemahan ke arah Rp16.400. Adapun potensi support di kisaran Rp16.300 per dolar AS," kata Ariston menutup analisisnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....