Dolar Melemah, Rupiah Diperkirakan Berpeluang Lanjutkan Penguatan
- 10 Mar 2025 09:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah berpeluang lanjutkan penguatan karena indeks dolar AS yang melemah pagi ini. Dalam penutupan perdagangan akhi pekan kemarin rupiah naik 0,28 persen (45 poin) menjadi Rp16.294 per dolar AS.
"Indeks dolar AS melemah ke level 103,60 pagi ini setelah pagi. Sebelumnya di Jumat kemarin indeks dolar masih berada di atas 104," kata Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra, Senin (10/3/2025).
Baca Juga:
Akhir Pekan, Rupiah Menguat ke Rp16.249 per USD
BI: Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi USD154,5 Miliar
Bea Cukai Rilis Desain Baru Pita Cukai 2025
Menurut Ariston pelemahan dolar disebabkan hasil data tenaga kerja Amerika Serikat bulan Februari yang dibawah ekspektasi pasar. Yakni 151 ribu tenaga kerja, sementara ekspektasi pasar memperkirakan 160 ribu tenaga kerja.
Data yang dirilis Jumat malam juga menunjukkan tingkat pengangguran naik sedikit dibandingkan ekspektasi. Tingkat pengangguran di AS pada Februari 2025 tercatat 4,1 persen, sementara ekspektasi pasar sebesar 4 persen.
"Data tenaga kerja tersebut membuka kembali peluang pemangkasan suku bungan acuan Bank Sentral AS. Sehingga mendorong pelemahan mata uang dolar AS," ucap Ariston.
Dia memperkirakan rupiah akan melanjutkan momentum penguatan ke arah kisaran support Rp16.170. Sementara potensi resisten di kisaran Rp16.300 per dolar AS.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....