Rupiah Diperkirakan Berpeluang Lanjutkan Penguatan, Begini Penyebabnya

  • 04 Mar 2025 10:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah melanjutkan penguatan terhadap dolar AS dalam pembukaan perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi ini di posisi Rp16.445, sedangkan kemarin di posisi Rp16.480 per dolar AS.

"Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS yang melemah tajam pagi ini. Dipicu oleh harapan perdamaian perang di Ukraina," kata Analis Pasar Uang, Lukman Leong, Selasa (4/3/2025).

Baca Juga:

Rupiah Naik Siginifikan Ditopang Tiga Sentimen Pasar

IHSG Diperkirakan Kembali Terkoreksi Akibat Kebijakan Tarif Trump

Akomodasi Pelaku Pasar, OJK-BEI Sepakati Dua Kebijakan

Indeks dolar AS hari berada di level 106,5 menurun sekitar 0,23 persen. "Dolar AS juga tertekan oleh data Purchasing Managers' Index (PMI) versi Institute for Supply Management (ISM)," ucap Lukman.

Data ISM menunjukkan PMI manufaktur AS manufaktur lebih lemah dari perkiraan. Sehingga menjadi sentimen pelemahan dolar AS yang membuat rupiah melanjutkan penguatannya hari ini.

"Namun penguatan rupiah akan terbatas karena kebijakan tarif yang telah dikonfirmasikan oleh Trump. Presiden AS itu mengatakan kebijakan tarif akan efektif berlaku sesuai rencana," kata Lukman.

Dia memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp16.400- 16.400-16.500 per dolar AS. Pergerakan rupiah akan bergantung pada perkembangan global yang mempengaruhi sentimen pelaku pasar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....