Kekhawatiran Pasar Kembali Mencuat, Rupiah Berisiko Lanjutkan Pelemahan

  • 28 Feb 2025 09:36 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah masih berisiko melemah terhadap dolar AS hari ini. Setelah Kamis kemarin rupiah ditutup turun cukup dalam 0,45 persen (73,5 poin) menjadi Rp16.454 per dolar AS.

"Indeks dolar AS pagi ini sudah naik lagi ke atas level 107 . Ini mengindikasikan kekhawatiran pasar terhadap kebijakan kenaikan tarif Trump yang kembali digaungkan Trump pekan ini," kata Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra, Jumat (28/2/2025).

Baca Juga:

Tekanan Dolar Makin Kuat, Rupiah Turun 73,5 Poin

Perdagangan Saham Lesu, IHSG Turun hingga 1,83 Persen

Layanan 'M-STOCK' Tawarkan Investasi SBN Hanya Rp1 Juta

Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat dirilis semalam. Komponen harga yaitu data GDP Price Index triwulan IV-2024 menunjukkan kenaikan menjadi 2,7 persen dibandingkan sebelumnya 1,9 persen.

"Kenaikannya bisa diartikan adanya tekanan inflasi kembali, yang bisa mengundang The Fed untuk menunda pemangkasan suku bunga acuannya. Kondisi ini mendorong penguatan dolar AS," ucap Ariston.

Sehingga rupiah berisiko melanjutkan pelemahannya terhadap dolar AS hari ini. Arah pelemahan ke Rp16.480-Rp16.500 dan potensi support sekitar Rp16.400 per dolar AS.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....