Perdagangan Saham Lesu, IHSG Turun hingga 1,83 Persen
- 27 Feb 2025 19:12 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Perdagangan saham yang lesu sepanjang Kamis (27/2/2025) menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin terperosok di zona merah. Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan IHSG turun 1,83 persen atau 120,73 poin ke level 6.485 pada penutupan perdagangan.
Pelemahan IHSG disertai penurunan harga mayoritas saham yaitu sebanyak 435 unit. Hanya 209 saham yang harganya naik sementara 311 saham lainnya stagnan.
"Indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan juga bergerak melemah," kata Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas. Saham sektor kesehatan jatuh paling bawah (minus 2,30 persen), sementara saham sektor consumer cyclicals mencatat kenaikan tertinggi (0,19 persen).
Baca juga: Dibuka di Zona Merah, IHSG Diperkirakan Konsolidasi
Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 18,51 lembar dengan frekuensi perdagangan 1,13 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan sebesar Rp12,98 triliun dan kapitalisasi pasar senilai Rp11.232 triliun.
Tim Pilarmas Investindo Sekuritas menambahkan indeks saham di Asia menunjukkan pergerakan beragam. Investor bersikap hati-hati menjelang apa yang disebut 'Two Seasons; pada minggu depan.
"Ini adalah situasi ketika Pemerintah Tiongkok menyampaikan rencana kebijakannya untuk tahun mendatang," ujar Tim Pilarmas. Ini membuat perhatian investor akan tertuju pada rincian stimulus fiskal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Di sisi lain, kehati-hatian investor juga dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik dan perdagangan dengan Amerika Serikat (AS). Kondisi tersebut membuat ketidakpastian ekonomi global tetap tinggi.
Di sisa pekan ini, pelaku pasar menantikan rilis data-data pertumbuhan ekonomi AS. Termasuk di antaranya Indeks Harga Pengeluaran Pribadi di negara itu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....