Akhir Pekan, Saham Sektor Teknologi Dorong ‘Rebound’ IHSG

  • 21 Feb 2025 20:44 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ‘rebound’ (berbalik menguat) dalam penutupan perdagangan Jumat (21/2/2025). Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan IHSG naik 0,22 persen (14,96 poin) ke level 6.803.

Sebanyak 324 saham mengalami penurunan harga, 377 saham stagnan, dan 254 saham naik. Saham sektor teknologi mengalami kenaikan paling tinggi (6,51 persen).

Sementara, saham sektor konsumen nonsiklus (barang primer) mengalami penurunan paling dalam (-0,58 persen). Volume saham yang diperdagangkan mencapai 14,18 miliar lembar saham dengan frekuensi perdagangan satu juta kali transaksi.

Total nilai perdagangan tercatat sebesar Rp10,03 triliun. Sementara, kapitalisasi pasar pada akhir pekan ini tercatat sebanyak Rp11.786 triliun.

Baca Juga:

Rupiah Ditutup Menguat Dipengaruhi Pernyataan Presiden Prabowo

IHSG Diperkirakan Lanjutkan Pelemahan Jelang Akhir Pekan

Tim Analis Phillip Sekuritas Indonesia menyebutkan bursa saham Asia ditutup beragam dengan kecenderungan menguat hari ini. Pergerakan indeksnya dipengaruhi data-data ekonomi sejumlah negara di kawasan yang dirilis hari ini.

“Indeks Hang Seng Hong Kong naik 3,76 persen ke level tertinggi sejak Februari 2022. Kenaikannya didorong oleh lonjakan saham-saham sektor teknologi di Tiongkok yang berbasis kecerdasan buatan,” kata Tim Phillip Sekuritas.

Di Jepang, inflasi utama tahunan naik menjadi empat persen di bulan Januari, inflasi inti naik menjadi 3,2 persen. Data inflasi yang naik semakin memperkuat sikap tegas (hawkish) Bank Sentral Jepang.

“Pertumbuhan upah yang solid dan inflasi yang naik, membuat Bank Sentral Jepang menaikkan suku bunganya menjadi 0,5 persen Januari kemarin. Kenaikan suku bunga itu menjadi yang tertinggi dalam 17 tahun terakhir,” kata Tim Phillip Sekuritas.

Sementara, data Purchasing Manager’s Index (PMI) Jepang naik dari level 51,1 ke level 51,6 di bulan Februari. Hal ini menunjukkan ekspansi pada aktivitas usaha di sektor swasta selama empat bulan berturut-turut.

PMI Australia juga naik dari level 50,2 ke level 50,6. Sedangkan PMI India turun dari level 57,7 ke level 57,1.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....