Rupiah Menguat Akibat Dolar Melemah, Dampak Sentimen Global
- 21 Feb 2025 10:01 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Rupiah kembali bergerak menguat hari ini, akibat dolar yang berbalik melemah, dampak berbagai sentimen global. Posisi rupiah pada penutupan perdagangan Kamis kemarin di level Rp16.337 per dolar atau turun 0,08 persen (13 poin).
"Indeks dolar balik lagi ke bawah 107, bergerak di area 106,50. Dolar AS mengalami tekanan karena ketidakjelasan Trump menerapkan kenaikan tarif impor," kata Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra, Jumat (21/2/2025).
Baca juga: Kekhawatiran Perang Dagang Meningkat, Rupiah Kembali Melemah
Isu Suku Bunga Diperkirakan akan Membuat Rupiah Berfluktuasi
IHSG Ditutup Turun ke Level 6.788
Trump melakukan beberapa penundaan kenaikan tarif, seperti kenaikan tarif ke Kanada dan Meksiko. Trump juga mengatakan bahwa AS dan Tiongkok mungkin bisa mencapai kesepakatan dagang baru, Rabu lalu.
"Hal tersebut memberikan sentimen positif ke aset berisiko. Disamping data ekonomi AS yang dirilis semalam, ternyata diluar perkiraan yang membuat dolar tertekan," ucap Ariston.
Data klaim tunjangan pengangguran dan data indeks manufaktur area Philadelphia menunjukkan hasil yang lebih buruk dari perkiraan. Hal ini turut memberikan tekanan ke dolar AS.
"Rupiah yang bergerak menguat pagi ini mungkin bisa menguji area Rp16.240. Adapun resisten, di level tertinggi hari ini, di kisaran Rp16.350 per dolar AS," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....