Pasar Terkesan Khawatir, Rupiah Diperkirakan Berisiko Makin Melemah

  • 11 Feb 2025 09:54 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah diperkirakan masih berisiko melemah dipicu kesan pasar khawatir akan kebijakan tarif Trump. Pada penutupan perdagangan Senin kemarin, rupiah sudah turun 0,46 persen (75 poin) menjadi Rp16.358 per dolar AS.

"Secara keseluruhan kebijakan tarif AS yang sekarang digaungkan Trump meningkatkan kewaspadaan dan kekhawatiran pelaku pasar. Sehingga memicu peralihan ke aset aman seperti mata uang dolar AS dan emas," kata Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra, Selasa (11/2/2025).

Baca Juga:

Data Tenaga Kerja AS Membuat Rupiah Berisiko Melemah

Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 15 Juta SID

Saat ini, sambung Ariston, harga emas Internasional terus meningkat dan dolar menguat. Sehingga aset yang berisiko mengalami tekanan, termasuk mata uang rupiah.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah hari ini dibuka melemah 0,18 persen (29 poin) menjadi Rp16.387 per dolar AS. Sedangkan harga emas internasional di posisi 2.963 dolar AS per troy ons, naik 0,97 persen dibandingkan harga sebelumnya.

Hari ini, rupiah berpotensi melemah ke arah Rp16.400. Sedangkan potensi support di sekitar Rp16.300 per dolar AS.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....