The Fed Tahan Suku Bunga, IHSG Diperkirakan Konsolidasi

  • 30 Jan 2025 11:16 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melemah dalam pembukaan perdagangan hari ini, setelah libur panjang. Data RTI Business menunjukkan IHSG dibuka di zona merah di level 7.166.

Posisinya sama saat penutupan perdagangan akhir pekan sebelum libur panjang kemarin. Pelemahan IHSG disertai aliran keluar modal asing sebesar Rp840,79 miliar.

Tim Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia memperkirakan, IHSG hari ini bergerak konsolidasi. "Rentang perdagangan di level 7.134 hingga 7235 dan level support di 7.100," kata Head of Research and Chief Economist Mirae Asset Sekuritas, Rully Arya Wisnubroto, Kamis (30/1/2025).

Baca Juga :

Hasil Rapat The Fed Ditengarai Sebabkan Rupiah Melemah

Perdagangan Lesu, IHSG Ditutup Turun ke Level 7.166

Menurut Rully, sama halnya dengan pergerakan rupiah, pergerakan IHSG juga dipengaruhi hasil rapat The Fed dinihari ini. "Meski tidak ada hal yang mengejutkan pada pengumuman hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC)," ucapnya.

Sesuai ekspektasi, The Fed menahan suku bunga kebijakannya, Federal Funds Rate (FFR) pada rentang 4,25-4,5 persen. The Fed, kata Rully, kemungkinan masih akan tetap menahan suku bunga pada posisi saat ini.

"Dengan pertimbangan kondisi ekonomi AS yang masih cukup baik. Tingkat pengangguran tergolong rendah sebesar 4,1 persen," ujarnya.

Selain data pekerja non-pertanian atau non-farm payroll di bulan Desember jauh di atas estimasi sebesar 256 ribu. Konsensusnya saat itu, data non-farm payrolls hanya sebesar 165 ribu.

"Ke depan, The Fed masih akan tetap data-dependent dalam menentukan kebijakan moneternya. Hal itu dilakukan di tengah tekanan Presiden Trump untuk menurunkan suku bunga secara agresif sebagai stimulus kepada ekonomi AS," kata Rully.

Indeks Dow Jones dan S&P500 tadi malam ditutup melemah, masing-masing 0,3 persen dan 0,5 persen. Dipengaruhi pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell yang cenderung hawkish (ketat).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....