Perdagangan Lesu, IHSG Ditutup Turun ke Level 7.166
- 24 Jan 2025 19:21 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah, akhir pekan ini. Data RTI Business menunjukkan IHSG turun 0,92 persen (66,56) poin ke level 7.166.
Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 26 miliar lembar saham, dengan frekuensi perdagangan 1,18 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan sebesar Rp12,94 triliun dan kapitalisasi pasar hingga akhir pekan ini tercatat Rp12.493,56 triliun.
Hari ini sebanyak 354 saham harganya turun, 243 saham stagnan dan hanya 213 saham yang harganya naik. Saham sektor finansial, bahan baku dan teknologi turun paling dalam dan menjadi penekan IHSG.
Tim Analis Phillip Sekuritas Indonesia mencatat hari ini terjadi 'net sell' (jual bersih) asing sebesar Rp840,79 miliar. Saham-saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BBRI, ADRO, BBNI dan AMRT.
"Para pelaku pasar tidak menunjukkan reaksi yang jelas terhadap komentar terbaru Trump tentang pengenaan tarif. Dalam wawancara dengan stasiun TV Fox News, Presiden Trump mengatakan lebih memilih untuk tidak memberlakukan tarif terhadap Tiongkok," kata Tim Analis Phillip Sekuritas Indonesia.
Padahal sebelumnya, Trump menyatakan akan mengenakan tarif impor 10 persen terhadap barang- barang dari Tiongkok. Pernyataan Trump yang berubah-ubah menimbulkan ketidakpastian pasar.
Sementara, bank sentral Jepang, sesuai ekspektasi pasar, menaikkan suku bunga acuan dari 0,25 persen menjadi 0,5 persen. Suku bunga tersebut menjadi yang tertinggi sejak 2008.
Bank sentral Singapura juga melonggarkan kebijakan moneter untuk pertama kalinya sejak tahun 2000. Alasannya, pertumbuhan Singapura diperkirakan akan melambat di tahun ini, dan Inflasi Inti melambat lebih cepat dari yang diperkirakan.
Perkembangan di AS dan perkembangan ekonomi di Asia, mempengaruhi pergerakan bursa saham di kawasan. Hari ini indeks harga saham bursa di Asia ditutup beragam, Nikkei 225 misalnya, melemah karena kebijakan Bank of Japan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....