BI: Pertumbuhan Uang Beredar Menurun pada Desember 2024

  • 23 Jan 2025 12:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah uang beredar pada bulan Desember 2024 sebesar Rp9.210,8 triliun, tumbuh 4,4 persen secara tahunan. Pertumbuhannya menurun dibandingkan bulan November 2024 yang tercatat sebesar 6,5 persen secara tahunan.

Berdasarkan laporan BI yang dirilis, Kamis (23/1/2025,) ada dua faktor yang mempengaruhi uang beredar pada Desember 2024. Yaitu uang beredar sempit yang tumbuh 5,8 persen secara tahunan dan uang kuasi tumbuh sebesar 0,3 persen.

Sebagai catatan, jumlah uang beredar merupakan jumlah uang beredar dalam arti luas (M2). Terdiri dari uang beredar dalam arti sempit (M1) ditambah uang kuasi dan surat berharga yang diterbitkan sistem moneter.

Baca Juga: Rupiah Menguat Manfaatkan Momentum Pelemahan Dolar AS

Baca Juga: November 2024, Jumlah Uang Beredar Capai Rp9.175,8 Triliun

Uang beredar M1 merupakan uang kartal yang dipegang masyarakat dan uang giral (giro berdenominasi rupiah). Sedangkan uang kuasi merupakan dana pihak ketiga berupa simpanan berjangka, tabungan, dan giro (rupiah dan valas).

Lebih lanjut laporan BI menyebutkan, perkembangan kredit telah mempengaruhi jumlah uang beredar pada Desember 2024. Termasuk perkembangan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat.

Penyaluran kredit pada Desember 2024 tercatat tumbuh 9,1 persen secara tahunan. Persentasenya menurun dibandingkan penyaluran kredit bulan November yang tumbuh 10,1 persen.

Sementara tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat terkontraksi sebesar 17,4 persen. Setelah tumbuh 1,1 persen secara tahunan di bulan sebelumnya.

Posisi aktiva luar negeri bersih.pada Desember 2024 tumbuh sebesar 0,8 persen secara tahunan. Posisinya relatif stabil dibandingkan pertumbuhan bulan November sebesar satu persen.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....