Rupiah Menguat Manfaatkan Momentum Pelemahan Dolar AS
- 23 Jan 2025 10:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Mata uang rupiah masih berpeluang menguat memanfaatkan momentum pelemahan dolar AS. Pada penutupan perdagangan Rabu kemarin, rupiah menguat 0,39 persen (63 poin) menjadi Rp16.279 per dolar AS.
Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra mengatakan, pasar masih menunggu kebijakan tarif lanjutan Trump setelah pelantikan . Trump terlihat tidak terlalu agresif mengutarakan kebijakan tarifnya.
"Sehingga selama menunggu, mungkin ada perubahan posisi di pasar. Dimana indeks dollar menurun sementara waktu," kata Ariston, Kamis (23/1/2025).
Baca Juga :
Rupiah Terus Menguat hingga Rp16.279 per Dolar AS
Perdagangan Saham Bergairah, IHSG Naik ke Level 7.257
Saat ini indeks dolar AS bergerak di kisaran 108,20. Sebelum pelantikan Trump, indeks dolar sempat di atas kisaran 109.
Ariston juga mencermati kebijakan baru pemerintah mengenai Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA). Kebijakan ini, menurutnya, juga bisa mempengaruhi nilai tukar rupiah.
"Kebijakan DHE ditahan 100 perden di dalam negri selama satu tahun. Ini memicu sentimen positif untuk rupiah sementara waktu," ucap Ariston.
Meski demikian, kebijakan Trump soal tarif masih akan memberatkan rupiah ke depannya. "Ditambah sinyal-sinyal pelambatan ekonomi di berbagai negara seperti di Tiongkok, Korea Selatan, dan sejumlah negara lainnya," ujar Ariston.
Dia memperkirakan potensi pergerakan rupiah hari ini masih di atas Rp16.200. Yaitu di kisaran Rp16.250-16.330 per dolar AS.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....