Penguatan Rupiah Masih Berisiko Karena Pidato Trump
- 21 Jan 2025 10:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Mata uang rupiah perlahan menguat terhadap dolar AS. Data Bloomberg hari ini menunjukkan rupiah naik 0,30 persen atau 49 poin menjadi Rp16.318 per dolar AS.
Rupiah melanjutkan penguatan pada penutupan perdagangan Senin kemarin, dimana rupiah naik 0,08 persen menjadi Rp16.367 per dolar AS. Namun, Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra memperkirakan rupiah berisiko berbalik melemah karena pidato Trump saat pelantikannya.
"Presiden Trump dalam pidato pelantikannya masih menyebutkan soal penyesuaian tarif impor untuk negara-negara partner dagangnya. Trump menyebut tarif impor diberlakukan untuk memperbaiki pendapatan Amerika Serikat," kata Ariston dalam analisisnya, Selasa (21/1/2025).
Baca Juga:
Rupiah Keluar dari Tekanan Dolar, Naik 12 Poin
Penyaluran Kredit Perbankan Triwulan I-2025 Diperkirakan Melambat
Trump di antaranya menegaskan, kenaikan tarif impor 25 persen untuk Meksiko dan Kanada. Kenaikan tarif ini bisa memicu aksi balasan dari negara bersangkutan sehingga dapat memicu perang dagang.
"Rupiah berpotensi melemah hari ini dari penegasan Trump tersebut. Potensi pelemahan ke arah Rp16.400-16.450 dengan potensi support di Rp16.300 per dolar AS," ucap Ariston menutup analisisnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....