Penyaluran Kredit Perbankan Triwulan I-2025 Diperkirakan Melambat

  • 20 Jan 2025 22:06 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Laporan Bank Indonesia (BI) menyebutkan, penyaluran kredit baru pada triwulan IV-2024, terindikasi menguat. Sedangkan penyaluran kredit pada triwulan I-2025 diperkirakan melambat.

"Meningkatnya penyaluran kredit baru triwulan IV-2024 tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) yang sebesar 97,9 persen. Persentasenya meningkat dari 80,6 persen pada triwulan sebelumnya," kata Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesi, Ramdan Denny Prakoso , Senin (20/1/2025).

Baca Juga:

Rupiah Keluar dari Tekanan Dolar, Naik 12 Poin

Mayoritas Saham Menguat, IHSG Naik 0,22 Persen

Peningkatan pertumbuhan kredit baru pada triwulan IV-2024, terindikasi bersumber dari kredit investasi dan kredit modal kerja. Untuk triwulan I-2025, perkiraan penyaluran kredit baru tetap kuat meski agak melambat, dengan SBT sekitar 82,3 persen.

"Standar penyaluran kredit di triwulan I-2025 diperkirakan juga masih sama ketatnya seperti pada periode sebelumnya. Indikatornya adalah Indeks Lending Standard (ILS) yang positif sebesar 0,2," ucap Denny.

Namun, ada aspek kebijakan penyaluran kredit yang diprakirakan akan lebih ketat di triwulan I-2025. Aspek tersebut meliputi plafon kredit, suku bunga kredit, dan premi kredit beresiko.

Hasil survei BI menunjukkan, responden memprakirakan pertumbuhan kredit sampai dengan akhir tahun 2025 tetap optimis. Pertumbuhan outstanding kredit juga diperkirakan kuat didorong prospek ekonomi dan moneter yang baik serta terjaganya risiko penyaluran kredit.

BI melaksanakan survei perbankan setiap triwulan dengan responden sekitar 40 bank umum yang dipilih secara purposive. Responden perbankan tersebut pangsa pasarnya mencakup 80 persen dari total kredit.

Survei dilakukan untuk mengetahui informasi dini kebijakan perbankan dalam penyaluran kredit, pendanaan dan penentuan suku bunga. Selain itu, juga untuk mengetahui permintaan dan penawaran kredit baru.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....