Imbas Suku Bunga, IHSG Anjlok Hingga 130 Poin
- 19 Des 2024 20:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta : Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok dalam penutupan perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG turun tajam 1,84 persen (130 poin) ke level 6.977.
Sepanjang sesi perdagangan, IHSG bergerak di zona merah. Sebanyak 545 saham harganya turun, 296 saham stagnan dan 106 saham harganya turun.
Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 21,28 miliar lembar saham, dengan frekuensi perdagangan 1,2 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan tercatat sebesar Rp14,12 triliun dan kapitalisasi pasar modal sebesar Rp12.142 triliun.
Baca Juga :
Rupiah Terjun Bebas, Turun 215 Poin Jadi Rp16.312
BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 6 Persen
Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut, saham sektor bahan baku mengalami penurunan paling dalam sebesar -3,63 persen. Indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan juga bergerak melemah.
Selain IHSG, menurut Tim Analis Pilarmas, mayoritas indeks harga saham di bursa Asia juga melemah hari ini. “Keputusan The Fed memangkas suku bunga 25 basis poin, membuat dolar naik dan mencapai level tertinggi dalam dua tahun terakhir,” ujarnya.
Ditambah lagi The Fed menyatakan akan memperlambat pemangkasan suku bunganya tahun depan. Pelemahan bursa saham Asia juga dipengaruhi kebijakan Bank of Japan yang menahan suku bunganya.
Fokus pasar sekarang tertuju pada komentar BoJ, Kazuo Ueda, untuk mengukur berapa lama kenaikan suku bunga berikutnya dan berapa besarnya. Pelaku pasar memperkirakan kenaikan suku bunga BoJ sebesar 46 basis poin hingga akhir tahun 2025, demikian Tim Analis Pilarmas.
Para pejabat The Fed maupun BoJ juga mempertimbangkan dampak kebijakan pemerintahan Trump terkait kenaikan tarif impor. Ueda menyebut kebijakan Trump sangat berisiko bagi masa depan perekonomian global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....