BI Prakirakan Penjualan Eceran Juli 2026 Tumbuh 0,9 Persen
- 11 Agt 2026 12:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Indeks Penjualan Riil (IPR) Juli 2026 diprakirakan berada di level 224,4 atau tumbuh sebesar 0,9 persen secara tahunan
- Tapi secara bulanan, penjualan eceran pada Juli 2026 diprakirakan menurun sebesar -0,3 persen
- Penurunan penjualan eceran secara bulanan disebabkan oleh normalisasi permintaan pasca periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan libur sekolah.
RRI.CO.ID, Jakarta - Bank Indonesia (BI) hari ini merilis hasil survei penjualan eceran bulan Juli 2026. Berdasarkan hasil survei tersebut, secara tahunan penjualan eceran bulan Juli 2026 diprakirakan meningkat.
Indeks Penjualan Riil (IPR) Juli 2026 diprakirakan berada di level 224,4 atau tumbuh sebesar 0,9 persen. Pertumbuhannya lebih tinggi dibandingkan bulan Juni 2026, ditopang oleh kenaikan penjualan pada Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau.
Kelompok Suku Cadang dan Aksesori serta Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, juga tumbuh positif. Kelompok ini juga mendorong kenaikan kenaikan IPR di bulan Juli.
Sementara itu, secara bulanan, penjualan eceran pada Juli 2026 diprakirakan menurun sebesar -0,3 persen. Penurunan disebabkan oleh normalisasi permintaan pasca periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan libur sekolah.
Meski demikian, kinerja penjualan pada Juli 2026 tercatat lebih baik dibandingkan Juli 2025 yang turun hingga -4,1 persen. Penurunannya ketika itu disebabkan normalisasi permintaan pasca periode liburan sekolah.
Laporan BI juga menyajikan data IPR di bulan Juni yang tercatat di level 225. Kinerjanya, ditopang oleh penjualan Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, dan Barang Lainnya.
Secara bulanan, penjualan eceran pada Juni 2026 tumbuh 0,7 persen, setelah mengalami kontraksi -1,5 persen di bulan sebelumnya. Kinerja penjualan eceran membaik di bulan Juni karena terjaganya permintaan masyarakat selama periode Hari Besar Keagamaan dan libur sekolah.
Dari sisi harga, hasil survei BI menunjukkan prakiraan menurunnya tekanan inflasi pada September 2026. Tapi pada bulan Desember 2026, inflasi diprakirakan meningkat, yang tecermin pada Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH).
IEH September 2026 sebesar 155,2, lebih rendah dibandingkan dengan IEH pada Agustus 2026 sebesar 178. Sedangkan IEH Desember 2026 diprakirakan sebesar 168,1, lebih tinggi dibandingkan dengan IEH November 2026 sebesar 167,5.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....