Perdagangan Saham Fluktuatif, IHSG Berakhir di Zona Hijau

  • 10 Des 2024 20:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia hari ini cukup dinamis yang menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan berfluktuatif. Namun, saat penutupan perdagangan IHSG berakhir di zona hijau, naik 0,21 persen (15 poin) ke level 7.453.

Volume saham yang diperdagangkan hari ini sebanyak 23,19 miliar lembar saham, dengan frekuensi perdagangan 1,4 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan tercatat sebesar Rp16,60 triliun dan nilai kapitalisasi pasar hingga hari ini mencapai Rp12.748 triliun.

Sebanyak 282 saham harganya naik, 322 saham turun dan 342 saham stagnan. Sepanjang hari ini, indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan bergerak menguat, sehingga mendorong kenaikan IHSG.

Saham-saham dengan penguatan terbesar adalah ANTM, UNVR, ACES, MBMA dan INCO. Berdasarkan sektornya, yang paling kuat naiknya adalah saham sektor bahan baku dengan kenaikan 1,98 persen.

IHSG menguat saat bursa saham global menunjukkan ketidakstabilan jelang rilis data inflasi Amerika Serikat. “Data tersebut akan dirilis besok malam dan kami perkirakan inflasi akan naik menjadi 2,7 persen secara tahunan,” kata Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam analisisnya usai penutupan perdagangan.

Sedangkan inflasi bulanan, tambah Tim Pilarmas, akan tetap di 0,2 persen. Sedangkan inflasi inti secara tahunan diperkirakan 3,3 persen dan 0,3 persen secara bulanan.

“Pasar global juga bersiap untuk menghadapi kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh sejumlah bank sentral. Diantaranya Bank Sentral AS The Fed, Bank Sentral Kanada, Bank Sentral Eropa dan Bank Sentral Swiss,” ujar Tim Pilarmas.

Di Tiongkok, politbiro negara itu mengambil langkah pelonggaran moneter untuk mendorong konsumsi dan menjaga stabilitas pasar. Meski data neraca perdagangan Tiongkok bulan November 2024 menunjukkan perlambatan ekspor dan penurunan impor.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....