Indeks Dolar Naik Lagi, Rupiah Diperkirakan Makin Melemah
- 03 Des 2024 09:09 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Rupiah diperkirakan masih berisiko melemah terhadap dolar AS hari ini, karena indeks dolar kembali naik. Pada penutupan perdagangan Senin kemarin, rupiah turun 0,37 persen atau 58 poin ke posisi Rp15.905 per dolar AS.
"Indeks dolar AS pagi ini bergerak lebih tinggi ke 106,40. Pagi kemarin indeks dolar bergerak di level 106,20," kata Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra, Selasa (3/12/2024).
Baca Juga :
- Tekanan Dolar Menguat, Rupiah Anjlok Lagi
- BPS Pantau Harga Emas dan Beras November 2024
Pergerakan indeks dolar dipengaruhi oleh rilis data ekonomi di Amerika Serikat. Data Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur AS bulan November menunjukkan aktivitas manufaktur yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.
PMI manufaktur AS bulan November tercatat di posisi 48,4, sedangkan di bulan sebelumnya, Oktober 2024 di level 46,5. "Ini bisa diartikan ekonomi AS membaik dan memberikan sentimen positif ke dolar AS.," ucap Ariston.
Penguatan dolar AS juga didorong oleh sikap Trump yang tidak segan menaikan tarif ke negara mitra dagangnya. Terakhir, Trump mengancam blok negara BRICS dengan tarif tinggi jika tidak menggunakan uang dolar AS dalam transaksinya.
"Potensi pelemahan rupiah hari ini ke arah Rp15.950-15.980. Sedangkan potensi support di sekitar Rp15.900 per dolar hari ini," kata Ariston.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....