BPS Pantau Harga Emas dan Beras November 2024

  • 02 Des 2024 19:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan tinjauan khusus terhadap komoditas emas perhiasan dan beras. Pada November kenaikan harga emas perhiasan memberikan kontribusi terbesar kedua pada inflasi, sementara harga beras mengalami penurunan.

"Emas dan perhiasan masuk dalam kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang memberikan andil inflasi di November. Tingkat inflasi kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya tercatat sebesar 0,65 persen," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dalam keterangan pers di gedung BPS, Jakarta, Senin (2/12/2024).

Amalia menjelaskan, kenaikan harga emas dan perhiasan sudah berlangsung selama 15 bulan terakhir. Menurut catatan BPS, emas perhiasan mengalami inflasi 2,87 persen pada November 2024 dan andil inflasinya sebesar 0,04 persen.

Sementara, komoditas beras berdasarkan laporan BPS, mengalami deflasi 0,45 persen di November 2024. Beras memberikan andil deflasi sebesar 0,02 persen.

"Komoditas beras mengalami deflasi di 26 provinsi, 4 provinsi stabil dan 8 provinsi masih inflasi. Deflasi terdalam terjadi di Papua pengunungan, dengan tingkat deflasi 4,64 persen," ucap Amalia.

Menurutnya, secara historis tekanan inflasi dari komoditas beras di November cenderung menurun. Ini tercermin dari data November 2022 dan 2023, dan sekarang November 2024.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....