Pasar Khawatir Kemenangan Trump, IHSG Terkoreksi 108 Poin
- 06 Nov 2024 18:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta : Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi cukup dalam dalam penutupan perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup turun 1,44 persen (108 poin) ke level 7.383
“Di dalam negeri IHSG terkoreksi dalam karena pelaku pasar mengkhawatirkan kondisi perekonomian. Niat Indonesia untuk bergabung dengan BRICS bisa meningkatkan kemungkinan perekonomian akan terkontraksi,” kata Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas, Rabu (6/11/2024).
Baca Juga :
Analis Prediksi IHSG Stagnan, Tunggu Hasil Pilpres AS
Hasil Sementara Pilpres AS Membuat Rupiah Makin Tertekan
Hal itu bisa terjadi jika Donald Trump memenangkan pilpres di Amerika Serikat. Karena Trump kemungkinan akan melakukan perang dagang dengan Tiongkok, salah satu negara pendiri BRICS.
Hari ini sebanyak 406 saham turun harganya, 318 saham stagnan dan hanya 217 saham yang harganya naik. Menurut Tim Pilarmas, saham sektor industrial paling kuat naiknya (0,38 persen) dan saham sektor teknologi paling lemah (-2,97 persen).
Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 26,11 miliar lembar, dengan frekuensi perdagangan1,3 juta kali transaksi. Sementara total nilai perdagangan mencapai Rp11,99 triliun, dan kapitalisasi pasar sebesar Rp12.356 triliun.
Menurut Tim Analis Pilarmas, bursa saham di Asia ditutup beragam karena pasar yang bingung oleh kemenangan sementara Trump. Karena Trump kemungkinan akan menerapkan kebijakan yang tidak menguntungkan perekonomian.
“Kebijakan Trump membatasi imigran dan pemotongan pajak serta tarif besar-besaran dikhawatirkan memicu inflasi. Sehingga akan mengurangi potensi pemangkasan suku bunga oleh The Fed,” kata Tim Pilarmas
Untuk sementara, pasar masih memperkirakakan bank sentral AS itu akan memangkas suku bunga lagi di bulan November ini. Tapi pemangkasannya hanya sebesar 25 basis poin, tidak sebesar yang diperkirakan sebelumnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....