Ini Sejarah dan Tujuan Hari Jantung Sedunia

  • 20 Sep 2024 06:26 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar : Setiap tahun, lebih dari 17 juta orang meninggal karena penyakit jantung. Sebagai cara untuk melawannya, Federasi Jantung Dunia menciptakan Hari Jantung Sedunia. Dilansir dari laman national today, Hari Jantung Sedunia diperingati dan dirayakan setiap tahun pada tanggal 29 September, dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran akan penyakit kardiovaskular dan cara mengendalikannya untuk meniadakan dampak globalnya. Hari internasional ini ditetapkan oleh Federasi Jantung Dunia bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia. Presiden Federasi Jantung Dunia dari tahun 1997 hingga 1999, Antoni Bayés de Luna, adalah orang yang menggagas gagasan ini. Perayaan pertama acara tahunan ini berlangsung pada tanggal 24 September 2000, dan, hingga tahun 2011, Hari Jantung Sedunia diperingati pada hari Minggu terakhir di bulan September.

Lebih dari 90 negara ikut serta dalam peringatan internasional ini setiap tahun. Hasilnya, Hari Jantung Sedunia terbukti menjadi sarana yang efektif untuk menyebarluaskan informasi tentang penyakit kardiovaskular. Keterlibatan tingkat tinggi dari pemerintah dan organisasi sangat penting bagi negara-negara berkembang, yang sangat terpengaruh oleh penyakit ini.

Di Indonesia, penyakit ini juga menjadi pembunuh nomor satu, menuntut perhatian serius dari masyarakat. Meski menjadi ancaman kesehatan terbesar, kabar baiknya adalah penyakit jantung sebenarnya bisa dicegah. Caranya dengan mendorong masyarakat mengadopsi gaya hidup sehat, seperti menjaga pola makan, mengelola stres, menghindari merokok, membatasi konsumsi alkohol, dan rutin berolahraga. Dengan menerapkan modifikasi gaya hidup ini, risiko terkena penyakit jantung bisa diminimalisir, bahkan di kalangan muda sekalipun.

Selain olahraga dan pola makan, pemeriksaan mandiri juga menjadi langkah preventif. Salah satu metode yang bisa dilakukan melalui gerakan "MENARI" (Meraba Nadi Sendiri), yaitu memeriksa detak nadi untuk mendeteksi kemungkinan kelainan irama jantung secara dini.

Peringatan Hari Jantung Sedunia 2024 dengan tema “Use Heart for Action” diharapkan kesadaran tentang kesehatan jantung semakin meningkat, sehingga angka kejadian penyakit kardiovaskular dapat ditekan dan kualitas hidup masyarakat global semakin meningkat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....