Beragam Manfaat Musik bagi Ibu Hamil

  • 10 Sep 2024 12:53 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Mendengarkan musik saat hamil dapat memberikan beragam manfaat bagi ibu hamil. Selain meredakan rasa cemas, mendengarkan musik juga membuat ibu hamil lebih rileks dan tenang dalam menjalani masa kehamilan. Berbagai hormon yang diproduksi saat kehamilan, banyak mempengaruhi mood atau suasana hati Ibu hamil. Mood swing atau naik-turunnya suasana hati yang drastis sudah menjadi bagian dari proses kehamilan.

Salah satu cara mudah yang dapat membuat ibu lebih rileks dan tenang yaitu dengan mendengarkan musik karena mendengarkan musik ternyata tidak hanya bermanfaat bagi ibu hamil, tetapi juga untuk bayi di dalam kandungan. Sebagian besar ibu hamil mengaku jika musik dapat membuat suasana hati menjadi tenang dan rileks. Meskipun belum lahir, siapa sangka jika janin di dalam perut ibu telah bisa mendengarkan musik atau suara apa pun saat kehamilan memasuki trimester ketiga, janin yang ada dalam kandungan mampu mendengarkan berbagai nada musik.

Bahkan menariknya, janin di kandungan akan bereaksi terhadap suara termasuk musik yang bayi dengar. Selain itu, jika janin mendengar musik yang sama dan berulang-ulang pada trimester akhir kehamilan, kemungkinan besar ia akan mengenali suara tersebut hingga nanti setelah bayi lahir.

Ini manfaat mendengarkan musik untuk ibu hamil:

1. Mengurangi stres

Salah satu cara untuk menghilangkan stres yang dirasakan ibu hamil dengan alunan musik yang merdu membantu ibu lebih rileks, sehingga tubuh ibu menghasilkan hormon serotonin dan endorfin, yaitu hormon yang membuat perasaan bahagia. Hormon ini pun kemudian akan ditransfer ke bayi melalui plasenta. Jadi, mendengarkan musik membuat ibu hamil merasa tenang, dan bayi pun ikut senang.

2. Meningkatkan indra pendengaran bayi

Menginjak usia kehamilan 5 bulan, para ahli berpendapat bahwa bayi dalam kandungan sudah dapat menerima informasi dari luar tubuh ibu. Selain dapat mendengar suara detak jantung, napas, suara aliran darah, dan saluran pencernaan ibu, bayi juga bisa mendengar suara dari luar tubuh ibu, seperti suara musik. Setelah lahir, bayi mungkin juga masih bisa mengenali suara yang pernah didengarnya dan menjadi tenang ketika mendengarkannya kembali.

3.Meningkatkan reaksi bayi

Berdasarkan hasil sebuah penelitian, bila bayi diperdengarkan lagu pengantar tidur pada masa akhir kehamilan, maka akan merangsang dan meningkatkan reaksi aktivitas otaknya. Karena itu, bayi diduga sudah dapat mendengar dari dalam perut, tetapi belum ada bukti pasti, bahwa musik dapat meningkatkan kemampuan sistem pendengaran atau perkembangan otak setelah bayi lahir.

4.Membentuk kepribadian bayi

Percaya atau tidak, musik yang ibu dengarkan selama hamil ternyata dapat memengaruhi kepribadian si bayi secara keseluruhan saat bayi tersebut lahir nanti.

5.Mengontrol nyeri

Musik juga bisa membantu mengendalikan rasa sakit karena ternyata efek ini diperoleh dari sekresi endorfin yang terjadi saat ibu mendengarkan musik. Endorfin kemudian bekerja dengan mengurangi rasa sakit dan menciptakan rasa sejahtera di otak.

Namun, ada hal penting untuk diingat saat mendengarkan musik sebaiknya menggunakan alat pemutar musik biasa dibandingkan mendekatkan headphone ke perut. Menempelkan headphone langsung ke perut akan membuat bayi mengalami stimulasi berlebih akibat paparan musik dengan intensitas dan volume yang besar. Jadi cukup putar musik di ruangan dengan volume biasa. Hal itu dapat membuat ibu hamil maupun janin akan mendapatkan manfaatnya. (Sumber: Klikdokter).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....