Posisi Tidur Yang Benar Saat Sedang Mengalami Batuk
- 24 Nov 2022 08:17 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Batuk yang
sering muncul pada malam hari biasanya disebabkan oleh beberapa kondisi,
seperti asma, alergi, infeksi saluran pernapasan, dan asam lambung naik atau
GERD. Batuk di malam hari tentu terasa sangat mengganggu, bahkan bisa
menurunkan kualitas tidur. Padahal, tidur yang cukup sangat dibutuhkan saat
sedang sakit agar tubuh dapat menjadi lebih kuat dalam melawan penyakit. Untuk
menyiasatinya, cobalah posisi tidur tertentu agar batuk tidak mengganggu ketika
tidur malam.
Gejala batuk biasanya akan memburuk saat malam hari sebelum tidur. Tak jarang, batuk bisa membuat terbangun dari tidur. Hal ini terjadi karena berbaring telentang dapat menyebabkan lendir menumpuk di tenggorokan, sehingga memicu batuk.
Selain itu, posisi tidur perlu diubah jika menggunakan kipas atau AC yang mengarah langsung ke wajah saat berbaring di tempat tidur. Hal ini dikarenakan hembusan angin dari kipas atau AC bisa memicu batuk.
Jangan lupa pula untuk bersihkan AC secara rutin, karena kualitas udara dalam ruangan dapat menjadi buruk akibat AC yang kotor. Selain itu, penggunaan pelembap udara atau humidifier dalam ruangan ber-AC juga bisa memperburuk gejala batuk.
Simak beberapa rekomendasi posisi tidur yang dapat dicoba ketika sedang mengalami batuk:
- Tidur Miring Ke Kiri
Bagi seseorang yang memiliki maag dan kesulitan tidur karena mengalami batuk, disarankan untuk mengambil posisi tidur miring menghadap ke kiri. Selain mengurangi refluks asam, tidur miring ke kiri bermanfaat menghindari tersedak yang menyebabkan batuk karena cairan asam dari lambung naik ke kerongkongan dan laring.
- Tidur Dengan Posisi Bantal Tinggi
Tidur seperti setengah duduk dengan menggunakan beberapa bantal sebagai penopang kepala dinilai menjadi posisi terbaik saat sedang batuk. Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi daripada tubuh dapat mencegah bahkan mengurangi keparahan batuk. Sebaliknya, tidur posisi telentang dengan posisi kepala dan tubuh yang sejajar justru dapat memperparah batuk.
Biasanya, batuk akan hilang dengan sendirinya dengan perawatan di rumah. Namun, waspadalah jika mengalami batuk dengan jumlah dahak yang semakin meningkat atau disertai demam, sesak napas, dan muntah berulang. Jika mengubah posisi tidur tidak efektif untuk meredakan batuk dan berlangsung selama lebih dari 7 hari, segeralah periksa ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.
(Maesyarah)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....