Penyebab Badan Pegal dan lemas

  • 19 Agt 2024 12:46 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Bukittinggi : Keseringan merasakan pegal dan lemas ternyata perlu diwaspadai. Rasa Pegal dan tubuh lemas membuat aktifitas menjadi terganggu. Dikutip dari klikdokter berikut ini beberapa penyebab badan pegal dan lemas:

1. Infeksi

Pilek, flu, dan infeksi virus maupun bakteri dapat menyebabkan keluhan badan pegal. Kondisi tersebut terjadi karena sistem imunitas tubuh akan mengirim sel darah putih untuk membasmi infeksi yang terjadi. Hal ini berujung pada peradangan, yang membuat tubuh terasa pegal dan kaku.

2. Obat-obatan

Terdapat beberapa golongan obat yang dapat memberikan efek samping berupa badan pegal dan kaku. Obat-obatan tersebut, misalnya statin (antikolesterol) dan penurun tekanan darah. Selain itu, seseorang yang tiba-tiba menghentikan konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang dari penggunaan rutin juga dapat mengalami efek serupa.

3. Retensi Cairan

Tubuh yang menyimpan cadangan air terlalu banyak berisiko lebih tinggi mengalami peradangan dan pembengkakan. Jika terjadi, kondisi tersebut dapat menimbulkan kram dan nyeri otot yang terasa tajam. Kondisi-kondisi yang dapat membuat tubuh menyimpan terlalu banyak cairan, misalnya gangguan tiroid, gagal jantung, sirosis hati, malnutrisi berat, penyakit ginjal kronis, insufisiensi vena, dan masalah drainase pembuluh limfa.

4. Kekurangan Kalium

Hipokalemia adalah kondisi ketika seseorang mengalami kekurangan kalium dalam aliran darah. Padahal, senyawa tersebut berperan dalam menjaga fungsi saraf dan otot. Karenanya, jika darah kekurangan kadar kalium, tubuh akan merasakan nyeri, lemah, lelah berlebihan, serta kram otot.

5. Stres

Tubuh dapat mengalami tegang berlebih ketika sedang stres. Selain itu, kondisi tersebut pun bisa melemahkan daya tahan tubuh. Saat stres, otot akan secara otomatis menegang dan memengaruhi respons tubuh terhadap infeksi maupun peradangan.

6. Dehidrasi

Minum air putih setidaknya 2 liter atau 8 gelas dalam sehari adalah hal yang perlu dilakukan agar tubuh tetap berfungsi dengan baik. Apabila kebutuhan tersebut tidak dipenuhi, bisa mengalami dehidrasi alias kekurangan cairan. Kondisi ini dapat mencetuskan badan sering pegal dan mudah lelah.

7. Kurang Tidur

Tidak mendapatkan tidur yang cukup secara terus-menerus bisa membuat tubuh tidak memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan sel dan jaringan. Akibatnya, akan merasa pegal-pegal, badan lemas, dan sulit untuk beraktivitas. Parahnya, seseorang dengan nyeri kronis cenderung mengalami kesulitan tidur. Di satu sisi, orang yang sulit tidur atau insomnia lebih sering mengalami nyeri kronis. Ketika rasa pegal masih dapat ditoleransi, cobalah untuk memperbanyak istirahat. Pastikan pula mengonsumsi cairan sebanyak 2 liter dalam sehari, baik melalui air putih, jus buah murni, atau sup. Pun bisa mandi menggunakan air hangat guna mengurangi ketegangan pada otot. Jika perlu, konsumsilah juga obat parasetamol atau ibuprofen sesuai anjuran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....