Perlindungan Kulit dari Sinar UV dengan Sunscreen
- 25 Jun 2024 07:59 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas : Tidak dapat dipungkiri bahwa hidup di negara tropis seperti Indonesia pasti akan membuat kulit lebih sering terkena sinar matahari. Meskipun memberikan banyak manfaat, sinar matahari juga mengandung sinar ultraviolet (UV) yang dapat memberikan kerugian jika terpapar secara berlebihan. Mengutip dari laman BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), rata-rata tingkat UV di Indonesia berada pada indeks 8-10 atau berada pada skala merah, yang berarti resiko berbahaya sangat tinggi hingga mampu merusak kulit dan mata.
Tingkat UV yang tergolong tinggi di Indonesia membuat BMKG memberikan beberapa himbauan kepada masyarakat, seperti menghimbau mereka untuk berada di tempat teduh dan meminimalkan waktu di bawah sinar matahari pada pukul 10 pagi hingga 4 sore. Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk menggunakan pakaian yang dapat melindungi tubuh dari sinar matahari saat berada di luar ruangan. Yang tidak kalah penting yakni, mengoleskan tabir surya secara rutin setiap 2 jam sekali atau setelah terkena air dan keringat.
Selain melindungi kulit dari sinar UV, termasuk UVA dan UVB, tabir surya atau sunscreen juga dapat memberikan manfaat lainnya, seperti menurunkan resiko kanker kulit dan mampu menghambat tanda-tanda penuaan dini, semacam keriput, garis halus, hingga kulit kendur. Tabir surya juga dapat mencegah kulit terbakar dan mencegah timbulnya bercak gelap atau kulit menghitam. Yang mungkin masih banyak belum diketahui, tabir surya juga dapat membantu meratakan warna kulit yang tidak merata akibat luka maupun jerawat.
Memilih sunscreen yang tepat juga tidak kalah penting untuk kulit Anda. Untuk mendapatkan perlindungan yang maksimal, Anda dapat memilih tabir surya dengan proteksi broad spectrum, yakni yang dapat melindungi kulit Anda dari sinar UVA dan UVB. Dengan paparan sinar matahari yang tinggi, Anda lebih disarankan untuk memilih tabir surya dengan tingkat SPF minimal 30 atau yang lebih tinggi.
Gunakanlah tabir surya yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Tabir surya dengan label noncomedogenic akan cocok bagi Anda yang memiliki kulit berminyak dan berjerawat. Sementara itu, tabir surya yang memiliki kandungan pelembab akan cocok bagi Anda yang memiliki kulit kering.
Tabir surya juga dapat dibedakan kedalam dua jenis, yakni physical sunscreen dan chemical sunscreen. Physical sunscreen merupakan tabir surya yang bekerja dengan membuat lapisan baru di kulit untuk menghalang sinar UV agar tidak menembus kulit sehingga cocok untuk digunakan semua jenis kulit bahkan kulit sensitif sekalipun. Tabir surya ini biasanya mengandung bahan aktif seperti titanium dioxide dan zinc oxide.
Sementara itu, chemical sunscreen merupakan tabir surya yang bekerja dengan menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas di bawah permukaan kulit. Chemical sunscreen memiliki tekstur yang lebih ringan dari physical sunscreen serta cenderung lebih tahan air dan keringat. Tabir surya ini biasanya mengandung bahan aktif seperti oxybenzone dan avobenzone.
Peningkatan Sinar UV diperkirakan mencapai 1,5 derajat Celcius setiap tahunnya. Oleh karena itu, ingatlah untuk menggunakan tabir surya setiap hari sebelum Anda beraktivitas di luar ruangan. (nita)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....