Peralatan Dapur yang Jadi Sarang Kuman

  • 06 Mei 2024 17:23 WIB
  •  Palu

KBRN, Palu: Banyaknya kegiatan yang dilakukan di dalam dapur mulai dari menyiapkan bahan makanan, memasak, makan, hingga mencuci piring kotor dilakukan di dapur rumah. Bahkan, dapur kadang dipakai keluarga sebagai tempat berbincang santai sambil menunggu makanan siap.

Sebuah penelitian menyebutkan jika dapur merupakan salah satu tempat paling kotor di rumah. Dilansir dari The Daily Meal, sekitar 36 persen dari keseluruhan alat-alat dapur diketahui telah terkontaminasi bakteri berbahaya, seperti salmonella dan e.coli.

Tidak hanya itu, meski tidak terlihat jelas, sebagian besar peralatan dapur mengandung jamur. Beberapa faktor yang menyebabkan tidak terpeliharanya kebersihan, antara lain dapur dan peralatannya yang jarang dibersihkan, sampah yang tidak dibuang segera, hingga sisa-sisa makanan yang tertinggal di dapur.

Di antara banyaknya peralatan masak yang ada di dapur, ternyata beberapa benda yang biasa digunakan untuk kegiatan masak-memasak merupakan sarang bakteri dan jamur. Jika tidak segera dibersihkan secara tepat, peralatan dapur tersebut dapat menurunkan kualitas makanan hingga menyebabkan keracunan.

Berikut ini 5 barang-barang paling kotor yang ada di dapur dikutip dari laman kumparan (kumparan.com) :

1. Talenan

Talenan sering digunakan untuk memotong beragam bahan makanan mulai dari rempah-rempah, sayuran, hingga daging dan ikan. Seringkali setelah digunakan talenan hanya dicuci seperlunya, sehingga sisa-sisa makanan masih menempel dan membusuk, kemudian menyebabkan bakteri berkembangbiak.

Apalagi talenan yang terbuat dari kayu, apabila tidak dibersihkan secara tepat, jamur akan tumbuh subur dan menyebabkan gangguan pencernaan jika tertelan.

Agar talenan senantiasa awet dan bersih, cuci talenan secara berkala dengan campuran air panas dan cuka, kemudian gosok-gosok dengan lembut. Setelah itu, keringkan talenan menggunakan tissue atau lap bersih hingga benar-benar kering.

2. Sponge pencuci piring

Sponge pencuci piring yang berongga dan mudah menyerap air, serta kelembapan membuat alat pencuci piring ini rentan terkontaminasi bakteri jahat dan jamur. Apalagi jika menggunakan sponge yang telah rusak.

Bukannya menjadi bersih, peralatan dapur yang dibersihkan dengan sponge kotor malah akan penuh dengan jamur dan bakteri yang berbahaya bagi kesehatan. Sebaiknya, selalu ganti sponge yang telah rusak secara berkala dan jangan biarkan sponge lembab, karena tempat lembab merupakan sarang yang cocok untuk pertumbuhan jamur.

3. Teko

Teko juga salah satu alat yang paling jarang dibersihkan. Meski tidak terpapar udara luar secara langsung, bagian dalam teko harus tetap dibersihkan secara berkala, karena tempat yang gelap dan lembab merupakan tempat favorit jamur untuk berkembang biak.

Agar teko senantiasa bersih dari jamur dan bakteri, bersihkan dengan cara mengisi teko dengan air panas dan cuka, lalu diamkan selama 30 menit. Setelah itu, cuci teko dengan air dan sabun seperti biasa.

4. Blender

Sebagai alat dapur yang multifungsi, blender sering digunakan untuk menghaluskan beragam makanan, seperti jus buah, bumbu, hingga daging-dagingan. Sisa-sisa makanan yang tertinggal di mesin blender, terutama pada bagian bawah pisau seringkali luput dari perhatian.

Padahal jika didiamkan, sisa makanan ini akan membusuk dan membuat kualitas makanan menurun. Ada beberapa trik yang dapat dilakukan untuk membersihkan blender dengan benar.

Salah satunya adalah membongkar setiap komponen blender, kemudian mencucinya satu per satu. Cara lain yang dapat dilakukan adalah mengisi blender dengan air dan cuka atau baking soda, lalu bersihkan blender dengan campuran air tersebut hingga sisa makanan ikut terangkat.

5. Kulkas

Kulkas hampir menjadi barang elektronik yang wajib ada di dapur. Kulkas digunakan agar makanan lebih awet dan tetap berkualitas baik.

Namun, bahan makanan yang telah lama dan busuk kadang masih tertinggal di dalam kulkas yang dapat menyebabkan bau tidak sedap. Apalagi di tempat daging dan sayuran yang rentan terkena bakteri, hal ini akan menyebabkan kualitas makanan menurun, bahkan menyebabkan keracunan.

Untuk menyiasatinya, selalu bersihkan kulkas secara berkala dari sisa makanan yang telah membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap. Membersihkan kulkas secara berkala juga dapat menghemat listrik, karena kulkas tidak perlu bekerja keras untuk mengawetkan banyak makanan. (NDL)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....