Bio Farma Kirim 3.000 Dosis Vaksin Tetanus Difteri, Tangani Bencana NTT

  • 23 Agt 2026 09:38 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Bio Farma Persero menyalurkan 3.000 dosis Vaksin Tetanus Difteri untuk mendukung penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur
  • Penyaluran bantuan medis dan kebutuhan dasar pengungsi dilakukan secara bertahap sejak 17 Agustus 2026.
  • Bio Farma Group mengintegrasikan kapabilitas seluruh entitas anak usaha dengan berkoordinasi bersama kementerian dan lembaga terkait.

RRI.CO.ID, Bandung - PT Bio Farma Persero menyalurkan 3.000 dosis Vaksin Tetanus Difteri untuk korban gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan medis tersebut diserahkan langsung oleh perseroan guna melindungi para relawan serta warga setempat.

Penyaluran logistik kesehatan ini ditujukan untuk membantu para korban bencana gempa bumi pada 15 Agustus 2026. Pengiriman perlengkapan medis dilakukan secara bertahap sejak 17 Agustus 2026 ke lokasi terdampak bencana.

Bio Farma Group bekerja sama dengan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, demi kelancaran penyaluran. Distribusi bantuan logistik darurat juga melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana serta Dinas Kesehatan daerah setempat.

Direktur Utama PT Bio Farma Persero Shadiq Akasya mengatakan bantuan ini dilakukan sebagai respon cepat membantu korban. "Dalam situasi bencana, kebutuhan masyarakat menjadi fokus respons kami," kata Shadiq Akasya dalam keterangan kepada RRI, Minggu, 23 Agustus 2026.

"Bio Farma Group bergerak sebagai satu kesatuan dengan mengintegrasikan kapabilitas Bio Farma, Kimia Farma Group, dan Indofarma serta berkoordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait. Kami memastikan sumber daya kesehatan yang kami miliki dimanfaatkan secara tepat, relevan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak,” ujarnya.

Paket dukungan juga mencakup perlengkapan kebersihan, selimut, makanan, susu, serta popok untuk kebutuhan balita. Shadiq menjelaskan strategi pengintegrasian unit usaha dalam menghadapi kondisi tanggap darurat di wilayah bencana.

“Dalam konteks kebencanaan, kapabilitas tersebut kami gerakkan secara terkoordinasi. Bukan sebagai respons yang berjalan sendiri-sendiri, melainkan sebagai satu kekuatan Bio Farma Group untuk menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung penanganan dan pemulihan yang lebih terpadu,” katanya.

Pengiriman bantuan turutan difasilitasi oleh maskapai Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara beserta Pusat Penerbangan Angkatan Darat. Langkah integrasi entitas kesehatan ini menjadi bagian penting dari dukungan ekosistem Danantara kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....