Wamenkes Benjamin Resmikan Pos Kesehatan Bandara Soekarno-Hatta

  • 18 Agt 2026 21:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus meresmikan pos pelayanan kesehatan Balai Besar Karantina Kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. di lingkungan bandara internasional. penyakit melalui pintu gerbang transportasi
  • Fasilitas tersebut memperkuat deteksi dini penyakit serta kesiapan pelayanan kesehatan bagi masyarakat
  • Benjamin mengatakan, keberadaan fasilitas tersebut memperkuat deteksi dini dan pencegahan masuknya

RRI.CO.ID, Tangerang - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus meresmikan pos pelayanan kesehatan Balai Besar Karantina Kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Fasilitas tersebut memperkuat deteksi dini penyakit serta kesiapan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di lingkungan bandara internasional.

Benjamin mengatakan, keberadaan fasilitas tersebut memperkuat deteksi dini dan pencegahan masuknya penyakit melalui pintu gerbang transportasi udara. Menurutnya, fasilitas kesehatan di bandara menjadi bagian penting dalam memperkuat pertahanan kesehatan nasional.

“Ini menunjukkan bahwa sebuah negara makin maju. Maka pelayanan kesehatannya makin tinggi,” kata Benjamin Paulus saat memberikan sambutan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa, 18 Agustus 2026.

Benjamin Paulus mengapresiasi kolaborasi Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, dan Angkasa Pura memperkuat pelayanan kesehatan Bandara Soekarno-Hatta. Ia menyebut fasilitas BSL-2 memungkinkan deteksi virus dilakukan langsung di lingkungan bandara untuk memperkuat pencegahan penyakit.

“Terima kasih atas kerja sama Kementerian Perhubungan dan Angkasa Pura dalam memperkuat pelayanan kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta. Fasilitas BSL-2 memungkinkan deteksi virus dilakukan langsung di bandara sehingga pencegahan penyakit dapat diperkuat,” ujar Benjamin.

Benjamin memastikan sumber daya manusia dan tenaga medis siap menangani kondisi kedaruratan kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta. Kesiapan tersebut diperlukan untuk memperkuat respons cepat terhadap berbagai kondisi kesehatan yang terjadi di lingkungan bandara.

“Saya tadi cek SDM-nya pun ada. Termasuk kalau ada kejadian emergensi disiapkan semua dan tenaga medisnya ada,” ujar Benjamin.

Benjamin berharap fasilitas kesehatan serupa segera dilengkapi di bandara besar Bali dan Surabaya untuk memperkuat layanan kesehatan nasional. Menurutnya, fasilitas pelayanan kesehatan sudah tersedia, namun kelengkapannya perlu ditingkatkan agar setara dengan Bandara Soekarno-Hatta.

“Kami juga ingin melengkapi di airport-airport. Karena ini wajah Indonesia,” kata Benjamin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....