RSUI Siapkan Fasilitas Dukung Ibu Menyusui Selama Bekerja

  • 09 Agt 2026 07:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) menyediakan fasilitas khusus untuk mendukung ibu menyusui, baik bagi pasien maupun pekerja rumah sakit.
  • Fasilitas pendukung ini dirancang untuk memastikan kebutuhan pemberian ASI tetap terpenuhi selama ibu berada di lingkungan rumah sakit.
  • Inisiatif ini merupakan komitmen RSUI dalam meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan ibu menyusui dalam menjalankan aktivitas mereka.

RRI.CO.ID, Jakarta - Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) menyiapkan fasilitas pendukung bagi ibu menyusui, baik pasien maupun pekerja, selama berada di lingkungan rumah sakit. Fasilitas tersebut disediakan untuk memastikan kebutuhan pemberian ASI tetap terpenuhi sekaligus mendukung kenyamanan ibu selama menjalankan aktivitas.

Direktur Utama RSUI Ari Kusuma Januarto mengatakan pihaknya menyiapkan poli untuk mendukung kebutuhan pasien ibu menyusui selama pelayanan. Fasilitas tersebut dihadirkan agar ibu menyusui tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang nyaman sesuai kebutuhannya selama berada di rumah sakit.

“Kami menyiapkan poli khusus untuk mendukung kebutuhan pasien ibu menyusui saat memperoleh pelayanan di rumah sakit. Fasilitas itu disiapkan agar ibu menyusui tetap nyaman dan memperoleh pelayanan kesehatan sesuai kebutuhannya selama berada di RSUI,” kata Ari Kusuma Januarto dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu, 9 Agustus 2026

Ia menambahkan, RSUI juga memberikan perhatian terhadap hak pekerja perempuan, termasuk selama masa cuti kehamilan dan periode pemberian ASI eksklusif. Menurutnya, pekerja yang sedang menyusui tetap difasilitasi untuk memerah dan menyimpan ASI selama menjalankan aktivitas kerja.

“Ketika bekerja, mereka bisa menampung ASI dan menyimpannya di kulkas sampai bisa dibawa pulang. Itu juga kami fasilitasi,” ujarnya.

Ari menuturkan, RSUI menyediakan tempat istirahat bagi pekerja perempuan setelah kembali bekerja usai menjalani masa cuti. Fasilitas tersebut disesuaikan dengan kondisi ibu agar tetap nyaman dan dapat menjalankan aktivitas kerja secara optimal.

“Kami memberikan kesempatan agar hak-hak mereka tetap diperhatikan. Termasuk waktu istirahat sesuai kondisi ibu setelah masa cuti,” katanya.

RSUI memberikan fleksibilitas bagi pekerja yang mengalami keterbatasan kesehatan agar tetap dapat menjalankan tugas secara optimal. Kebijakan tersebut mencakup kesempatan beristirahat atau mengalihkan sementara pekerjaan kepada rekan kerja sesuai kondisi pekerja.

“Kalau ada keterbatasan kesehatan, kami memberikan kesempatan untuk menunggu laporan, beristirahat, atau pekerjaannya diambil alih oleh teman. Itu juga bisa dilakukan,” kata Ari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....