Kemenkes Sebut Jumlah Kasus Katarak RI 600.000 Lebih

  • 07 Agt 2026 21:32 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wamenkes Dante Saksono Harbuwono, mengatakan jumlah kasus katarak yang terdeteksi di Indonesia saat ini mencapai sekitar 600 ribu kasus.
  • Menurut Dante, katarak merupakan penyakit degeneratif yang umumnya muncul akibat proses penuaan.
  • Selain faktor usia, penyakit seperti diabetes maupun kelainan pada mata juga dapat mempercepat timbulnya katarak.

RRI.CO.ID, Purwokerto - Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, mengatakan jumlah kasus katarak yang terdeteksi di Indonesia saat ini mencapai sekitar 600 ribu kasus. Namun, angka tersebut diyakini masih jauh di bawah jumlah penderita sebenarnya karena masih banyak kasus yang belum terdiagnosis.

"Jumlah penyakit katarak di Indonesia itu kurang lebih ada 600.000 kasus. Angka itu masih yang terdeteksi, sebenarnya jauh lebih banyak daripada itu," kata Dante usai meninjau proses skrining mata di RSKM Purwokerto, Jumat 7 Agustus 2026.

Dalam kesempatan ini, Kemenkes menggandeng Noor Dubai Foundation dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) menggelar bakti sosial operasi katarak gratis tahap II. Adapun targetnya sebanyak 500 pasien di Jawa Tengah.

Kegiatan yang berlangsung di Rumah Sakit Khusus Mata (RSKM) Purwokerto, Kabupaten Banyumas itu menyasar masyarakat dari Purwokerto dan wilayah sekitarnya. Seperti Banjarnegara, Purbalingga, hingga Cilacap.

Menurut Dante, katarak merupakan penyakit degeneratif yang umumnya muncul akibat proses penuaan. Selain faktor usia, penyakit seperti diabetes maupun kelainan pada mata juga dapat mempercepat timbulnya katarak.

Untuk mengatasi tingginya kasus tersebut, pemerintah terus memperkuat layanan operasi katarak melalui pembiayaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan.

"Kita melakukan pembiayaan terhadap penyakit katarak yang dioperasi. Ini pasti akan terjadi jumlahnya makin lama makin besar, seiring harapan hidup yang makin lama makin lanjut," ujarnya.

Dante menambahkan, meningkatnya usia harapan hidup masyarakat membuat kebutuhan operasi katarak juga terus bertambah. Saat ini, rasio operasi katarak di Indonesia mencapai sekitar 3.000 operasi per satu juta penduduk setiap tahun.

Karena itu, pemerintah bersama BPJS Kesehatan akan terus mendorong pemerataan kapasitas layanan operasi katarak di berbagai daerah. Agar masyarakat lebih mudah memperoleh akses pengobatan.

Selain layanan operasi, Kemenkes juga memperkuat upaya deteksi dini. Yakni, melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang mencakup pemeriksaan visus atau ketajaman penglihatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....