Kemenkes: CKG Jangkau 73,8 Juta Warga, Fokus Pengobatan Tiga Penyakit

  • 04 Agt 2026 19:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes telah menjangkau 73,8 juta masyarakat hingga Juli 2026, terdiri dari 62,7 juta peserta skrining di puskesmas dan komunitas serta 11,1 juta anak di sekolah.
  • Target Program Cek Kesehatan Gratis sepanjang tahun 2026 adalah mencapai 130 juta peserta, menunjukkan komitmen pemerintah dalam perluasan jangkauan layanan kesehatan gratis.
  • Program tahun 2026 tidak hanya fokus pada pemeriksaan kesehatan tetapi juga mencakup tindak lanjut pengobatan untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutan layanan kesehatan masyarakat.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau 73,8 juta masyarakat hingga Juli 2026. Dari jumlah tersebut, sekitar 62,7 juta orang menjalani skrining di puskesmas dan komunitas, sedangkan 11,1 juta anak mengikuti pemeriksaan kesehatan di sekolah.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan capaian tersebut merupakan bagian dari target 130 juta peserta CKG sepanjang 2026. Menurutnya, program tahun ini tidak lagi hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga tindak lanjut pengobatan.

“Fokus kita sekarang bukan hanya mengecek, tetapi memastikan masyarakat mendapatkan pengobatan. Prioritasnya adalah mengendalikan tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, dan kolesterol tinggi,” kata Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers di kantor Kemenkes, Jakarta, 4 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, pengendalian tiga faktor risiko tersebut diharapkan mampu menekan angka kematian akibat stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Langkah itu juga menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan usia harapan hidup masyarakat.

“Indonesia sekarang usia harapan hidupnya sudah sekitar 74 tahun. Target kita pada 2029 mencapai 76 tahun,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, dr. Maria Endang Sumiwi, mengatakan cakupan CKG tahun ini meningkat di seluruh kelompok usia. Peserta program mencakup sekitar 1,5 juta bayi baru lahir, 4,5 juta anak prasekolah, 14,6 juta anak usia sekolah, 43 juta orang dewasa, dan 9,7 juta lanjut usia.

“Untuk usia sekolah sudah kita lakukan CKG di sekolah. Memasuki minggu kedua Agustus pelaksanaannya akan jauh lebih besar lagi,” kata Endang.

Ia menambahkan, sejumlah provinsi dengan cakupan CKG tertinggi hingga saat ini adalah Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Jawa Tengah, Banten, dan Lampung. Tindak lanjut hasil CKG menunjukkan tata laksana pasien hipertensi di tiga puskesmas telah mencapai 43-62 persen.

Menurut Endang, tindak lanjut hasil CKG juga mulai menunjukkan perkembangan. Berdasarkan data sistem informasi di tiga puskesmas, tata laksana pasien hipertensi telah mencapai sekitar 43 hingga 62 persen.

“Masih banyak masyarakat belum mengetahui Program CKG, takut mengetahui hasil pemeriksaan, atau belum sempat datang karena kesibukan. Karena itu, kami terus memperkuat sosialisasi agar semakin banyak masyarakat memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis,” kata Endang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....