Teknologi Robotik Da Vinci Xi Perkuat Layanan Bedah RS Mandaya Royal Puri

  • 19 Jul 2026 15:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan robot bedah Da Vinci Xi untuk memperkuat layanan operasi presisi dan minimal invasif.
  • Da Vinci Xi digunakan untuk berbagai operasi kompleks, termasuk operasi hati, transplantasi ginjal, operasi prostat, operasi usus besar, serta operasi rahim dan miom.
  • Kehadiran teknologi robotik diharapkan meningkatkan presisi tindakan bedah, mendukung prosedur minimal invasif, dan mempercepat pemulihan pasien.

RRI.CO.ID, Jakarta - Rumah Sakit (RS) Mandaya Royal Puri Jakarta memperkuat layanan bedah dengan menghadirkan teknologi robotik generasi terbaru, Da Vinci Xi. Kehadiran sistem ini ditujukan untuk membantu dokter melakukan berbagai operasi kompleks dengan tingkat presisi yang lebih tinggi melalui prosedur minimal invasif.

Robot bedah tersebut diperkenalkan dalam seminar publik bertajuk "Mengenal Operasi Robotik pada Saluran Cerna, Hati, Empedu, & Pankreas" yang digelar di RS Mandaya Royal Puri, Jakarta Barat, Minggu, 19 Juli 2026. Seminar menghadirkan ahli bedah digestif dan hepatopankreatobilier dari AdventHealth Tampa, Amerika Serikat, Prof. Dr. Iswanto Sucandy, MD, FACS, yang akan mendampingi tim dokter Mandaya dalam pengembangan layanan operasi robotik.

"Teknologi Da Vinci Xi memberikan presisi luar biasa dalam area pembedahan yang sempit dan sensitif seperti kandung empedu. Ini adalah tonggak penting dalam transformasi layanan bedah digestif di Indonesia," ujar Prof Iswanto.

Co-Founder dan President Director Mandaya Hospital Group, dr. Benedictus R. Widaja, MBChB (UK), mengatakan Da Vinci Xi merupakan robot bedah generasi terbaru yang kini melengkapi layanan robotik di RS Mandaya Royal Puri.

"Kami bangga telah berhasil membawa robot Da Vinci generasi terbaru ke Indonesia, yaitu Da Vinci Xi. Ini merupakan robot kelima yang kami miliki, sehingga semakin memperkuat layanan operasi robotik di RS Mandaya Royal Puri," kata Benedictus.

Menurut dr. Ben - sapaan akrabnya, Da Vinci Xi dapat dimanfaatkan untuk berbagai tindakan bedah, antara lain operasi hati, transplantasi ginjal, pengangkatan prostat, operasi ginjal, pengangkatan rahim dan miom, hingga operasi usus besar. Ke depan, teknologi tersebut juga direncanakan mendukung tindakan Minimally Invasive Cardiac Surgery (MICS) atau operasi bypass jantung dengan sayatan minimal.

Da Vinci Xi merupakan sistem bedah robotik yang dikendalikan sepenuhnya oleh dokter melalui konsol dengan tampilan tiga dimensi (3D) beresolusi tinggi. Teknologi ini tidak menggantikan peran dokter, melainkan membantu meningkatkan akurasi gerakan selama prosedur berlangsung.

Salah satu fitur yang dimiliki Da Vinci Xi adalah tremor filtration. Yaitu, teknologi yang menyaring getaran halus pada tangan operator sehingga instrumen bedah dapat bergerak lebih stabil, terutama saat menangani area tubuh yang sempit dan kompleks.

Selain itu, empat lengan robotik pada sistem ini memungkinkan dokter melakukan beberapa tindakan sekaligus, seperti menjepit jaringan, menahan organ, memotong, dan menjahit melalui satu konsol. Visualisasi 3D juga membantu dokter melihat struktur anatomi pasien secara lebih rinci sehingga proses pembedahan dapat dilakukan dengan lebih teliti.

RS Mandaya Royal Puri menyatakan tim dokternya telah memanfaatkan Da Vinci Xi untuk berbagai operasi kompleks, termasuk transplantasi ginjal. Penggunaan teknologi robotik diharapkan dapat mendukung tindakan bedah yang lebih presisi, sekaligus memberikan manfaat bagi pasien melalui prosedur yang lebih minimal invasif dan masa pemulihan yang lebih cepat.

Selain Da Vinci Xi, RS Mandaya Royal Puri juga memiliki sejumlah teknologi robotik lainnya, seperti Zamenix untuk penanganan batu ginjal, MonaLisa untuk membantu biopsi prostat, CORI Robotic System untuk operasi penggantian sendi lutut. Serta, 3D Brain Neuronavigation yang dipadukan dengan robotic microscope alignment untuk tindakan bedah saraf.

Dengan penambahan Da Vinci Xi, RS Mandaya Royal Puri terus mengembangkan layanan bedah berbasis teknologi guna mendukung penanganan berbagai kasus medis yang membutuhkan tingkat ketelitian tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....