Kenali Istilah 'Revenge Bedtime Procrastination', Kebiasaan yang Ganggu Tidur
- 16 Jun 2026 19:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Revenge bedtime procrastination adalah kebiasaan menunda tidur demi menikmati waktu pribadi.
- Kebiasaan ini sering dipicu oleh aktivitas padat dan penggunaan media sosial sebelum tidur.
- Kurang tidur dapat mengganggu fokus, emosi, dan meningkatkan risiko berbagai penyakit.
RRI.CO.ID, Jakarta – Rasa lelah setelah menjalani aktivitas padat seharian kadang membuat seseorang menunda waktu tidur demi hiburan pribadi. Kebiasaan ini dikenal sebagai Revenge Bedtime Procrastination dan sebaiknya tidak diabaikan karena dapat memengaruhi kesehatan tubuh.
Kesibukan sejak pagi hingga sore sering membuat sebagian orang sulit meluangkan waktu untuk melakukan hal yang disukai. Akibatnya, mereka memilih begadang untuk bermain media sosial, menonton film, atau menikmati waktu sendiri, mengutip Alodokter.com.
Memahami Fenomena Revenge Bedtime Procrastination
Jika pernah melakukan kebiasaan tersebut, mungkin kamu sedang mengalami fenomena yang disebut revenge bedtime procrastination yang semakin dikenal. Istilah ini menggambarkan kebiasaan menunda waktu tidur demi menikmati momen santai setelah menjalani aktivitas yang terasa sangat melelahkan.
Kondisi ini sering dialami pekerja dengan tekanan tinggi serta jam kerja panjang yang menyita banyak waktu dalam keseharian. Namun, remaja dengan aktivitas padat juga dapat mengalaminya karena waktu luang mereka semakin terasa sangat singkat setiap harinya.
Revenge bedtime procrastination kerap berawal dari kebiasaan membuka media sosial sebelum waktu tidur setiap malam untuk mencari hiburan. Awalnya hanya beberapa menit, tetapi kebiasaan itu dapat berlanjut berjam-jam hingga mengurangi waktu istirahat dan membuat tubuh kelelahan.
Apa Akibat Revenge Bedtime Procrastination?
Kurang tidur akibat revenge bedtime procrastination dapat memicu rasa lelah, kantuk, sulit fokus, dan emosi lebih sensitif. Kondisi tersebut juga dapat mengganggu kemampuan berpikir, mengambil keputusan, serta menjalani aktivitas dan pekerjaan keesokan harinya.
Jika terus dilakukan, kebiasaan menunda tidur dapat menyebabkan tubuh mengalami kekurangan waktu istirahat dalam jangka panjang. Kurang tidur berkepanjangan diketahui dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, obesitas, gangguan hormonal, hingga depresi.
Cara Mengurangi Kebiasaan Revenge Bedtime Procrastination
Jika kebiasaan revenge bedtime procrastination mulai mengganggu, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dicoba untuk menguranginya. Biasakan tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari, termasuk saat akhir pekan atau hari libur.
Kurangi penggunaan ponsel atau perangkat elektronik setidaknya tiga puluh menit hingga satu jam sebelum waktu tidur. Kamu juga bisa melakukan relaksasi ringan seperti membaca buku, meditasi, atau peregangan agar tubuh lebih rileks.
Hindari konsumsi makanan dan minuman berkafein pada sore atau malam hari agar tidur tidak mudah terganggu. Ciptakan suasana kamar yang nyaman dengan pencahayaan redup, suhu ideal, atau aroma menenangkan untuk membantu istirahat. (Sarah Maulida Ali)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....