Kemenkes Waspadai Masyarakat Baru Kembali dari Kongo-Uganda

  • 31 Mei 2026 14:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mewaspadai warga negara Indonesia yang baru kembali melakukan perjalanan ke Kongo dan Uganda
  • Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan darurat kesehatan wabah Ebola

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mewaspadai warga negara Indonesia yang baru kembali melakukan perjalanan ke Kongo dan Uganda. Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan darurat kesehatan wabah Ebola.

"Khusus warga yang baru kembali dari Kongo dan Uganda. Kami meminta agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, Minggu, 31 Mei 2026.

Apalagi, kata dia, jika mengalami demam atau perdarahan dalam 21 hari setelah kepulangan. Sebab, gejala tersebut salah satu tanda terjangkitnya wabah Ebola.

Kementerian Kesehatan memperketat kewaspadaan diseluruh pintu masuk negara salah satunya Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Hal itu menyusul penetapan darurat kesehatan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman mengatakan, status darurat tersebut menunjukkan perlunya kewaspadaan global. Wakaupun Ebola belum dikategorikan sebagai pandemi.

“Penetapan ini dilakukan karena adanya penyebaran lintas wilayah dan tingginya angka kematian. Serta ketidakpastian luas penyebaran wabah di Afrika Tengah,” ujarnya, Minggu 31 Mei 2026.

Selain di Kongo, lanjut Aji, kasus terkait perjalanan juga dilaporkan muncul di Kampala, Uganda dan Kinshasa. Hal tersebut akibat tingginya mobilitas penduduk serta keterbatasan fasilitas kesehatan diwilayah terdampak.

Kepala Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Soekarno-Hatta (BBKK Soetta), Naning Nugrahini mengaku pihaknya sesuia intruksi melakukan pengetatan pengawasan di Bandara Soekarno-Hatta. Terutama terhadap kedatangan pelaku perjalanan udara dari empat negara yang diantisipasi terjadinya penemuan Ebola.

"Jadi kami melakukan pengetatan pengawasan terhadap negara-negara yang sudah menemukan atau teridentifikasi. Selain Kongo juga Kampala, Uganda dan Kinshasa," kata dia.

Ia mengimbau, masyarakat kembali memperkuat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Di antaranya, rajin mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker saat sakit, serta menerapkan etika batuk dan bersin.

“Hindari juga kontak langsung dengan orang atau hewan yang sakit. Jaga pola hidup sehat," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....