Waspada Pusing Setelah Makan Daging Saat Iduladha, Ini Penyebab dan Cara Mencegah
- 28 Mei 2026 12:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Konsumsi daging sapi berlebihan saat Iduladha dapat memicu pusing akibat gangguan pencernaan dan perubahan aliran darah
- Kandungan lemak, protein tinggi, hingga tiramin pada daging sapi berpotensi menyebabkan pusing dan sakit kepala
- Membatasi porsi makan, menjaga hidrasi, serta memilih daging rendah lemak membantu mencegah gejala pusing setelah makan
RRI.CO.ID, Jakarta - Konsumsi daging sapi berlebihan saat Iduladha dapat memicu pusing akibat gangguan pencernaan dan perubahan sirkulasi darah. Kondisi tersebut sering dialami masyarakat setelah menyantap hidangan berbahan daging sapi dalam porsi sangat besar.
Dilansir dari laman Halodoc, pusing setelah makan daging sapi merupakan kondisi umum yang berkaitan proses pencernaan tubuh. Gejala tersebut biasanya disertai rasa lemas, mual, hingga sensasi kepala berputar setelah menyantap makanan berat.
Pusing setelah mengonsumsi daging sapi dapat berlangsung beberapa menit hingga beberapa jam tergantung penyebab yang mendasarinya. Keluhan tersebut muncul akibat tubuh bekerja lebih keras mencerna kandungan protein dan lemak dalam jumlah besar.
Daging sapi mengandung protein dan lemak tinggi sehingga membutuhkan proses pencernaan lebih lama dibandingkan makanan ringan lainnya. Kondisi tersebut meningkatkan aliran darah menuju saluran cerna sehingga pasokan darah menuju otak sementara berkurang.
Selain faktor pencernaan, kandungan tiramin pada daging sapi tertentu dapat memicu sakit kepala dan sensasi pusing berlebihan. Tiramin merupakan senyawa alami yang berpotensi menyebabkan migrain terutama pada individu dengan sensitivitas tubuh tertentu.
Asupan lemak jenuh berlebihan dari daging sapi juga dapat memengaruhi tekanan darah seseorang setelah makan dalam jumlah banyak. Perubahan sirkulasi darah tersebut memicu hipotensi postprandial sehingga tubuh terasa melayang, lemas, bahkan kehilangan keseimbangan sementara.
Alergi terhadap protein daging sapi juga menjadi salah satu penyebab munculnya pusing setelah menyantap hidangan berbahan daging merah. Reaksi tersebut biasanya disertai gatal, mual, muntah, diare, hingga pembengkakan pada beberapa bagian tubuh tertentu.
Daging sapi yang kurang matang atau terkontaminasi bakteri berbahaya berisiko menyebabkan keracunan makanan disertai gejala pusing hebat. Kondisi tersebut umumnya memicu mual, muntah, diare, demam, serta dehidrasi akibat kehilangan cairan tubuh berlebihan.
Untuk mencegah pusing setelah makan daging sapi, masyarakat dianjurkan membatasi porsi serta menjaga kecukupan cairan tubuh setiap hari. Pemilihan daging rendah lemak dan tambahan sayuran berserat membantu meringankan proses pencernaan setelah menyantap hidangan Iduladha
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....