Layanan Medis Kompleks Jadi Fokus Ekspansi Rumah Sakit

  • 13 Mei 2026 16:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Siloam International Hospitals Tbk membuka peluang ekspansi dan akuisisi rumah sakit secara selektif sebagai bagian dari strategi
  • Tujuannya memperkuat posisi perusahaan di sektor layanan kesehatan nasional hingga Asia Tenggara

RRI.CO.ID, Tangerang - PT Siloam International Hospitals membuka peluang ekspansi dan akuisisi rumah sakit secara selektif. Strategi itu diarahkan memperkuat layanan kesehatan nasional hingga Asia Tenggara.

Perusahaan menilai peluang akuisisi harus sesuai kebutuhan pengembangan bisnis perseroan. Langkah ekspansi juga mempertimbangkan kapasitas layanan kesehatan yang dapat ditingkatkan.

Head of Investor Relations Siloam, Elbert Hartanto, mengatakan akuisisi dilakukan berdasarkan peluang terbaik. Perusahaan tidak menetapkan target akuisisi dalam waktu tertentu.

“Kami melihat peluang yang bisa menambah kapasitas layanan kesehatan perusahaan. Akuisisi dilakukan secara selektif dan mempertimbangkan kebutuhan bisnis,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa, 12 Mei 2026.

Pendanaan ekspansi dapat berasal dari kas internal maupun pinjaman perusahaan. Namun, Siloam belum menentukan anggaran khusus untuk aksi korporasi tersebut.

Menurut Elbert, perusahaan ingin menjaga fleksibilitas dalam mengambil peluang bisnis. Langkah itu dinilai lebih efektif dibanding menetapkan batas anggaran tetap.

Siloam saat ini menyiapkan pengembangan rumah sakit di Semarang, Surabaya, dan Makassar. Namun, perusahaan menegaskan fokus utama bukan sekadar menambah kapasitas tempat tidur.

Perusahaan lebih memprioritaskan peningkatan kompleksitas layanan medis dan kualitas penanganan pasien. Strategi itu diharapkan meningkatkan nilai layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kami ingin meningkatkan kompleksitas layanan dan kualitas penanganan pasien. Fokusnya meningkatkan nilai layanan dari setiap kapasitas rumah sakit,” kata Elbert.

Presiden Direktur Siloam, David Utama, menyebut perusahaan juga menekan tren berobat ke luar negeri. Upaya itu dilakukan melalui konsultasi dan layanan second opinion dokter spesialis.

Menurut David, banyak pasien akhirnya memilih berobat di dalam negeri setelah berkonsultasi. Kondisi itu menunjukkan kualitas layanan medis Indonesia semakin kompetitif.

Siloam memperkuat layanan unggulan pada bidang kardiologi, onkologi, dan neurologi. Pengembangan juga dilakukan pada gastroenterologi, ortopedi, urologi, serta nefrologi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....